Dorong Semangat Siswa, Seruni KMP Dan DWP KESDM Salurkan Bantuan Pendidikan Dan Gizi Di Kawasan Sangiran

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP) Bidang 4 bersama Dharma Wanita Persatuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (DWP KESDM) menyalurkan bantuan seragam sekolah, alat tulis, paket Gemarikan, serta sembako kepada siswa dan warga di SDN Ngebung 1, SDN Bukuran 1, dan SDN Bukuran 2, Kecamatan Kalijambe, Rabu (6/5/2026). Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendorong prestasi di tengah keterbatasan fasilitas.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 81 paket seragam, alat tulis, dan Gemarikan serta 133 paket sembako di SDN Ngebung 1. Kemudian 89 paket serupa dan 100 paket sembako di SDN Bukuran 1, serta 43 paket serupa dan 100 paket sembako di SDN Bukuran 2.

Ketua Bidang 4 SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil Lahadalia, menyampaikan penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap kampung halaman dengan menyasar sekolah yang masih membutuhkan, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar siswa dan pemberdayaan UMKM konveksi lokal.

“Kami ingin kehadiran kami benar-benar memberi manfaat, terutama bagi siswa yang membutuhkan, sekaligus ikut menggerakkan UMKM lokal agar tumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) sebanyak 30 titik di Kabupaten Sragen sebagai respons atas kebutuhan penerangan jalan.

“Semoga bantuan PJUTS ini bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat serta memberi manfaat berkelanjutan,” kata Sri Suparni.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyatakan Pemerintah Kabupaten Sragen pada 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp29 miliar untuk perbaikan infrastruktur sekolah sebagai upaya pemerataan kualitas pendidikan. Ia menegaskan, Desa Ngebung dan Bukuran menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus karena berada di kawasan Situs Sangiran yang memiliki nilai penting dari sisi pendidikan dan sejarah.

“Tahun ini menandai 30 tahun penetapan Situs Sangiran sebagai warisan dunia. Ngebung dan Bukuran berada dalam kawasan strategis tersebut, sehingga penguatan sarana pendidikan di sini menjadi penting, tidak hanya untuk mendukung pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sejarah generasi muda. Kami mengapresiasi dukungan dari kementerian yang turut memperkuat upaya ini,” ujarnya.

Kepala SDN Ngebung 1, Darwanto, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang dinilai sangat membantu menunjang kebutuhan siswa sekaligus meringankan beban masyarakat sekitar. Ia menambahkan, sekolahnya masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik serta sarana prasarana yang perlu segera ditingkatkan.

“Kami telah mengusulkan revitalisasi melalui Dapodik dan saat ini prosesnya sudah memasuki tahap verifikasi di dinas terkait. Kami berharap usulan tersebut dapat terealisasi sehingga kualitas pembelajaran di sekolah kami semakin optimal,” ungkapnya.

Salah satu siswa SDN Ngebung 1, Syakila, mengaku senang menerima bantuan tersebut dan semakin termotivasi untuk belajar.

“Terima kasih atas bantuannya. Saya jadi lebih semangat belajar, dan semoga fasilitas sekolah kami juga bisa semakin baik,” tuturnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *