Sragen-Inspirasiline.com. Peringatan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen di Kelurahan Plumbungan dikemas dengan cara yang berbeda. Melalui Gempita (Gerak Bersama Penuh Cita) yang digelar pada Jumat (26/6/2026), warga tidak hanya diajak berolahraga bersama, tetapi juga memperoleh berbagai edukasi mulai dari literasi, penanganan kebakaran, penyelamatan satwa, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Gempita dirancang menjadi ruang belajar sekaligus hiburan bagi masyarakat. Berbagai stan edukasi dan bazar UMKM turut meramaikan kegiatan sehingga masyarakat dapat menikmati suasana perayaan Hari Jadi Sragen sambil memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Lurah Plumbungan, Leila Yunia Kartikawati, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan agar masyarakat pulang tidak hanya membawa pengalaman berolahraga, tetapi juga bekal pengetahuan dan keterampilan.
Menurutnya, tingginya kasus kebakaran belakangan ini menjadi salah satu alasan menghadirkan edukasi mitigasi bencana, yang dipadukan dengan layanan kesehatan, perpustakaan keliling, edukasi penyelamatan ular, serta bazar UMKM untuk menggerakkan perekonomian warga.

“Biasanya hanya senam bersama, namun tahun ini kami ingin masyarakat mendapatkan lebih banyak manfaat. Ada edukasi penanganan kebakaran, penyelamatan ular, perpustakaan keliling, cek kesehatan gratis, hingga bazar UMKM. Jadi dalam satu kegiatan masyarakat bisa memperoleh pengetahuan, layanan kesehatan, sekaligus menggerakkan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat literasi juga menjadi perhatian dalam penyelenggaraan Gempita. Tahun ini, Kelurahan Plumbungan berhasil meraih Juara I Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Sragen melalui Taman Pustaka Plumbungan.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat besar. Harapan kami, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat semakin peduli terhadap pola hidup bersih dan sehat, sekaligus memberikan keterampilan hidup yang bermanfaat,” tambahnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Sragen sekaligus Bunda Literasi, Linda Sigit Pamungkas, mengapresiasi prestasi Taman Pustaka Plumbungan sebagai perpustakaan desa terbaik di Kabupaten Sragen. Menurutnya, pencapaian tersebut harus diikuti dengan meningkatnya budaya membaca di tengah masyarakat.
“Perpustakaan yang sudah bagus jangan sampai sepi. Anak-anak adalah peniru terbaik, jadi orang tua harus lebih dulu memberi contoh. Sesekali ajak anak ke perpustakaan, pinjam buku untuk dibaca di rumah. Kebiasaan kecil seperti itu bisa menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sragen sebagai momentum memperkuat semangat membangun daerah agar terus tumbuh, maju, dan semakin menyejahterakan masyarakat.
“Peringatan ini bukan sekadar menghitung usia Kabupaten Sragen yang sudah 280 tahun. Yang lebih penting adalah bagaimana momentum ini meningkatkan semangat kita untuk bekerja lebih besar, lebih kuat, dan bersama-sama memajukan Kabupaten Sragen agar semakin makmur dan sejahtera,” ungkapnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
