Perhutani Telawa Tingkatkan Patroli Antisipasi Gukamhut dan Karhutla

NEWS

BOYOLALI (inspirasiline.com) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa meningkatkan intensitas patroli di kawasan hutan sebagai upaya menekan risiko gangguan keamanan hutan (Gukamhut) serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah antisipatif ini dilakukan seiring memasuki puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Boyolali dan sekitarnya, pada Minggu (02/08).

Patroli preventif dilaksanakan secara rutin, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan. Strategi tersebut diterapkan untuk mencegah tindak pencurian kayu sekaligus pencegahan kebakaran hutan di puncak musim kemarau tahun 2026.

Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan BKPH Karangrayung yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan hutan maupun potensi kebakaran selama musim kemarau. Selain memantau kondisi kawasan, petugas juga memasang plang informasi pencegahan Karhutla di petak 109d RPH Soroweyo serta menyempatkan memberikan sosialisasi antisipasi pencegahan Karhutla kepada para penggarap dan masyarakat hutan.

Administratur KPH Telawa, melalui Kepala Bagian Pemangkuan Hutan Karangrayung, Anggun, menegaskan bahwa selain kegiatan piket keamanan dan patroli Gukamhut yang sudah terjadwal, di musim kemarau dilaksanakan edukasi pencegahan Karhutla dengan pemasangan informasi pencegahan karhutla dititik-titik yang straetegis.

“Mengingat musim kemarau yang panjang. Melalui patroli terpadu dan edukasi kepada masyarakat, kami berharap potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan dapat dicegah sejak dini. Sinergi Perhutani dengan lapisan masyarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) menjadi kunci dalam menjaga kelestarian hutan khususnya pencegahan kebakaran hutan di musim kemarau,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Wono Lestari Desa Juwangi, Kecamatan Juwangi, Eko Wahyu Riyanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung langkah Perhutani dalam menjaga kawasan hutan dan pencegahan kebakaran hutan.

“Kami selaku mitra Perhutani siap bersinergi untuk melakukan pengawasan, memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan pengrusakan dan pembakaran hutan, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan.” ungkap Eko Wahyu.

Melalui patrol terpadu dan sosialisasi ini Perhutani berharap sinergi dengan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian hutan dari ancaman kebakaran hutan. Dengan semangat kebersamaan kawasan hutan KPH Telawa tetap lestari serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (jk/W3P)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *