Masa Reses Ketiga 2026: Ketua DPC Demokrat Grobogan Serap Aspiraai Rakyat di Dapil 5, Gema Dukungan Menuju Pilkada 2029 Menguat

NEWS

GROBOGAN  (inspirasiline.com) Di tengah terik yang membakar Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, dialektika antara pemimpin dan rakyat menemukan momentumnya. Masa Reses Ketiga Tahun Sidang 2026, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Grobogan, H. Arif Miftakhul Huda, S.H., turun langsung menyapa konstituennya. Kunjungan Dapil 5 (Penawangan, Karangrayung, Godong, Klambu dan Brati) itu dipusatkan di Desa Wolo, dan menjelma menjadi lautan manusia.

Tidak kurang dari 300 kader Demokrat dan tokoh masyarakat tumpah ruah, duduk bersila dalam satu lingkaran aspirasi yang sama. Bukan sekadar seremonial politik, forum ini menjadi ruang sunyi yang berisik oleh gagasan.
Hadir pula Kades Wolo Suyantono dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam forum yang berlangsung lugas dan terbuka itu, Arif tidak datang membawa janji-janji langit. Ia datang untuk mendengar. Satu per satu aspirasi rakyat ia tampung, ia catat, ia timbang. Mulai dari persoalan infrastruktur jalan desa, irigasi pertanian, akses pendidikan, hingga denyut pembangunan yang belum merata di Kabupaten Grobogan. Rakyat bicara, pemimpin mendengar. Itulah esensi demokrasi yang sejatinya.

Namun, ada yang lebih dari sekadar aspirasi pembangunan. Dari rahim forum tersebut, mengalir sebuah kehendak kolektif yang tegas dan bulat. Suara akar rumput itu satu, sebagaimana yang disampaikan Muji kader Demokrat dan Hadi Purnomo Bapilu Demokrat setempat menjelaskan masyarakat menghendaki Arif Miftakhul Huda untuk maju sebagai Calon Bupati Grobogan pada Pilkada 2029 mendatang.

Sebuah mandat moral yang lahir bukan dari ruang ber-AC, melainkan dari sawah, dari balai desa, dari suara jujur rakyat Wolo.

Menjawab kegelisahan kader, Arif pun menyingkap peta jalan politik Demokrat di Grobogan. Saat ini, Fraksi Demokrat di DPRD Grobogan hanya diisi 2 kursi. Sebuah realitas yang harus dibaca dengan nalar kritis, bukan ratapan.

“Ini adalah cambuk. Kita tidak boleh terjebak pada romantisme masa lalu. Demokrat harus bangkit dengan kerja-kerja nyata,” tegas Arif di hadapan kadernya, Rabu (23/9/2026)

Ia menegaskan, target politik ke depan harus terukur dan rasional. Ia berharap, pada Pemilihan Legislatif mendatang, minimal ada satu orang kader terbaik yang mewakili di masing-masing Daerah Pemilihan. Satu Dapil, satu wakil. Sebuah ikhtiar untuk memastikan suara Demokrat benar-benar hadir dan mengawal pembangunan di seluruh penjuru Grobogan.

Reses di Wolo bukan akhir, melainkan awal. Awal dari konsolidasi besar, awal dari gerakan politik yang bertumpu pada aspirasi, bukan transaksi. (jk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *