Penulis: Supriyani | Editor: Dwi NR
SUKOHARJO | inspirasiline.com
DI tengah pandemi ini, Universitas Veteran (Univet) Bantara Sukoharjo memberangkatkan sebanyak 527 orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari 9 Program Studi (Prodi) Non-FKIP.
Sembilan prodi itu meliputi Fakultas Pertanian sebanyak 3 prodi, FISIP 1 prodi, Teknik 2 prodi, Kesehatan Masyarakat 2 prodi, dan Fakultas Ekonomi mengikutsertakan 1 prodi.
Sebanyak 527 mahasiswa KKN tersebut tersebar di 6 provinsi, yaitu Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Provinsi Papua.
Mereka ditempatkan di 24 kabupaten/kota, 137 kecamatan, dan di 153 desa/kalurahan, dengan melibatkan 26 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Sebelum melaksanakan KKN, mahasiswa mengikuti pembekalan secara virtual melalui Zoom Meeting selama dua hari, Jumat-Sabtu (13-14 /8/2021).
Panitia Kegiatan KKN Dewi Puspita Sari menjelaskan, KKN kali ini merupakan KKN kali kedua di tengah pandemi Covid-19. Adapun tema yang diusung adalah “Mahasiswa Menjaga Lingkungan,” meliputi dua tahapan, yakni ekonomi kreatif dan bidang kesehatan.
Dari dua hal tersebut, dijabarkan ke dalam 3 bidang, yaitu (1) Menjaga, fokus pada tatanan ekonomi kreatif; (2). Melindungi, fokus pada bidang kesehatan; dan (3) Membangun, merupakan program kerja yang disesuaikan dengan kondisi di mana mahasiswa tersebut tinggal.
Dewi menyebutkan, KKN saat ini dilaksanakan selama 45 hari, 16 Agustus-30 September 2021.
“Selama KKN berlangsung, mahasiswa diharapkan bisa menjadi fasilitator, membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Karena saat ini masih pandemi Covid -19, ya informasi seputar pengetahuan agar selalu mamatuhi prokes dengan 5M,” ujar Dari kepada wartawan di sela Zoom Meeting.
Selain itu, kehadiran mahasiswa diharapkan bisa meningkatkan ekonomi kreatif di tengah-tengah masyarakat. Semisal bagaimana cara membuat masker.
“Hasil KKN mereka bisa disampaikan dalam bentuk video kreatif ataupun jurnal,” terang Dewi.
Karena dalam situasi pandemi, kegiatan mahasiswa KKN bisa dilakukan secara online maupun offline. Terpenting, mahasiswa harus bisa menjadi contoh di masyarakat, terutama dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) 5M.
Adapun pemateri pada pembekalan hari pertama, Jumat (13/8/2021), Sri Hartati, dengan judul materi “Pengantar Kegiatan Mahasiswa KKN 2021 di Masyarakat saat Pandemi Covid-19” dan Raden Kunto Adi, “Ekonomi Kreatif dan Peningkatan Ekonomi di Masa Pandemi”.
Hari kedua, Sabtu (14/8/2021) diisi enam pemateri, dibadi dua sesi. Sesi pertama, Titik Haryanti menyampaikan tentang “Edukasi Perkembangan Terkini Pendemi Covid-19”; Singgih Subiyantoro, “Teknik Cara Pembuatan Video Kreatif KKN guna Laporan dan Publikasi”; dan Muh Amin Sunarhadi tentang “Manajemen Pelaporan dan Monev Mahasiswa KKN”.
Tiga pemateri sesi kedua, Made Wedaswari menyampaikan “Menjaga: Proker Tatanan Ekonomi Kreatif”; Nine Elissa Maharani, “Melindungi: Proker Bidang Kesehatan”; dan Hendrasmawat menyampaikan “Membangun: Proker Penunjang.”***
