Kepala SMPN 2 Plupuh Suharno: Silakan Tes Antigen, yang Penting Gratis

EDUKASI

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

MENANGGAPI rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto yang akan melakukan tes antigen pelajar SMP sebagai upaya pencegahan kemunculan klaster penularan Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, Kepala SMP Negeri 2 Plupuh Suharno mempersilakan, jika itu merupakan program pemerintah.

“Kalau itu program pemerintah, ya monggo saja. Yang penting gratis tis,” kata Suharno.

Informasi yang diterima inspirasiline.com, sasaran tes antigen itu sebanyak 40-80 siswa per sekolah.

KEPALA Bidang Pembinaan SMP/Plt Sekretaris Disdikbud Sragen Prihantomo.

Kepala DKK Sragen Hargiyanto menerangkan, rencana tes antigen untuk pelajar itu akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen.

Hargiyanto berharap, Disdikbud bisa membuatkan jadwal sekolah yang menjadi sasaran tes tersebut.

“Pada Rabu (22/9/2021) lalusudah dilakukan testing bagi pelajar SMK di Sragen. Ada 200 pelajar yang dites antigen dan hasilnya negatif,” ujarnya.

KEPALA SMPN 2 Plupuh Suharno (kanan) dan Camat Plupuh Sumarno di ruang tamu SMPN 2 Plupuh.

Hargiyanto mengatakan, DKK juga masih fokus pada target capaian vaksinasi sebesar 50% pada akhir September 2021 ini.

Dia menerangkan, cakupan vaksinasi di Sragen, khususnya untuk dosis pertama sudah mencapai 42,6%. Masih butuh tambahan 7% untuk mencapai 50%.

Hargiyanto mengejar target itu dengan melakukan vaksinasi sampai 20.000 dosis per hari. Saat ini sudah mencapai 19.586 orang.

Capaian vaksinasi tersebut merupakan rekor terbanyak di Sragen, dengan perincian 16.675 orang untuk dosis pertama, 2.868 orang untuk dosis kedua, dan 43 orang untuk dosis ketiga.

“Selain target cakupan vaksinasi 50%, cakupan khusus untuk warga lansia juga ditarget bisa di angka 40%. Cakupan vaksinasi lansia baru mencapai 37,6%,” ujar Hargiyanto.

Hargiyanto mengakui, ada kesenjangan antara jumlah sasaran vaksinasi dosis pertama dengan dosis kedua.

Berdasarkan data cakupan vaksinasi, sasaran dosis pertama sudah mencapai 375.019 orang, tapi untuk vaksinasi dosis kedua baru 115.092 orang.

Hal itu terjadi karena penilaian performa vaksinasi dilihat dari cakupan vaksinasi dosis pertama.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP yang juga Plt Sekretaris Disdikbud Sragen Prihantomo mengatakan, belum ada perintah terkait dengan rencana tes antigen untuk pelajar SMP.

“Tidak apa-apa, Pak, malah untuk antisipati dan deteksi dini terhadap siswa, sehingga PTM nantinya akan lebih nyaman dan aman,” ungkap Prihartono kepada inspirasiline.com, Jumat (24/9/2021).

Prihantomo mengatakan, bila sudah ada perintah itu, jadwal untuk tes antigen bisa dibuatkan.

Untuk pencegahan munculnya klaster PTM, Prihantomo menyampaikan, dalam pelaksanaan PTM wajib menaati protokol kesehatan (prokes) dan waspada terhadap potensi penularan Covid-19.

“Sebenarnya kemarin juga sudah ada sampel swab antigen pada pelajar yang dilakukan Polres Sragen,” ujarnya.***

Bagikan ke:

2 thoughts on “Kepala SMPN 2 Plupuh Suharno: Silakan Tes Antigen, yang Penting Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *