Di Balai Desa Karangwaru, Puskesmas Plupuh 1 Gelar Vaksinasi

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sragen terus fokus pada target capaian vaksinasi sebesar 50% pada akhir September 2021 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto mengungkapkan, cakupan vaksinasi di Sragen, khususnya untuk dosis pertama sudah mencapai 42,6%. Masih butuh tambahan 7% untuk mencapai 50%.

Hargiyanto mengejar target itu dengan melakukan vaksinasi sampai 20.000 dosis per hari. Saat ini sudah mencapai 19.586 orang.

PETUGAS sedang mengecek kesehatan warga yang akan divaksin.

Capaian vaksinasi tersebut merupakan rekor terbanyak di Sragen, dengan perincian 16.675 orang untuk dosis pertama, 2.868 orang untuk dosis kedua, dan 43 orang untuk dosis ketiga.

“Selain target cakupan vaksinasi 50%, cakupan khusus untuk warga lansia juga ditarget bisa di angka 40%. Cakupan vaksinasi lansia baru mencapai 37,6%,” kata Kepala DKK Sragen Hargiyanto kepada inspirasiline.com, Jumat (24/9/2021).

Hargiyanto mengakui, ada kesenjangan antara jumlah sasaran vaksinasi dosis pertama dengan dosis kedua.

ANTREN warga peserta vaksinasi di Balai Desa Karangwaru.

Berdasarkan data cakupan vaksinasi, sasaran dosis pertama sudah mencapai 375.019 orang, tapi untuk vaksinasi dosis kedua baru 115.092 orang.

Hal itu terjadi karena penilaian performa vaksinasi dilihat dari cakupan vaksinasi dosis pertama.

Untuk mengejar target, Pemkab Sragen setiap hari menggelar vaksinasi melalui 25 Puskesmas yang ada di Bumi Sukowati, termasuk dua Puskesmas di Kecamatan Plupuh.

Hari ini, Jumat (24/9/2021), Puskesmas Plupuh 1 menggelar vaksinasi di Balai Desa Karangwaru dengan sasaran 500 warga. Sedangkan Puskesmas Plupuh 2 menggelar vaksinasi di Balai Desa Jabung.

Kepala Puskesmas Plupuh 1 dr Abdul Azis ditemui inspirasiline.com di Balai Desa Karangwaru mengatakan, setiap hari pihaknya menggelar vaksinasi, baik di Puskesmas maupun di balai desa wilayah kerja Puskesmas Plupuh 1, dengan sasaran berbeda.

“Di balai desa ini sasarannya masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Masyarakatnya tertib, sehingga vaksinasi berjalan lacar,” ujar dr Abdul Azis.

“Vaksinasi di balai desa ini memudahkan masyarakat yang usia sepuh, tidak perlu jauh-jauh ke Puskesmas. Alhamdulillah warga masyarakat sadar akan protokol kesehatan (prokes), walau vaksinasi ini dilaksanakan dengan prokes ketat,” kata Darmanto (60), purnawirawan Polri yang tinggal di Desa Karangwaru kepada inspirasiline.com usai divaksin.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *