Kendal-Inspirasiline.com. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi kepada BUMdes Tanjungmojo yang sudah membudidayakan buah semangka, Jumat (28/5/2026).
Semangka yang dipanen memiliki ukuran besar dan rasa manis, sehingga dinilai memiliki daya saing tinggi. Komoditas ini sudah diminati pasar, mulai dari pasar tradisional hingga supermarket.
Bupati Kendal menyebut keberhasilan ini sebagai contoh nyata sinergi pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
“Program ketahanan pangan harus mendapat dukungan penuh dari desa-desa yang memiliki potensi pertanian, perkebunan, maupun perikanan. Setiap desa punya keunggulan berbeda yang perlu dikembangkan maksimal,” kata Dyah Kartika Permanasari.
Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, bahwa konsep One Village One Product harus diterapkan sesuai karakteristik wilayah. Potensi desa di Sukorejo tentu berbeda dengan desa di kawasan pantura. Karena itu, unggulan tiap desa harus dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
“Saya lihat semangka di sini berkembang bagus. Ini wujud sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, BPD, dan mitra tani. Kerja sama ini harus terus dilanjutkan untuk membangun perekonomian desa,” ujar Bupati.
Sementara Kepala Desa Tanjungmojo, Heru Waluyo, hasil panen semangka ini cukup menjanjikan. Desa bahkan menargetkan semangka masuk rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis.
“Harapannya Desa Tanjungmojo bisa menjadi pemasok buah ke SPPG. Dalam program itu ada kebutuhan buah, sehingga semangka dari desa kami bisa ikut mendukung,” jelas Heru.
Keberhasilan panen raya semangka di Tanjungmojo diharapkan menjadi motivasi bagi desa lain di Kendal untuk mengembangkan potensi lokal. (eko)
