Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Balai Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Sabtu (2/10/2021).

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi bersama perwira Polri lainnya mengatur lokasi vaksinasi. Ratusan warga sudah mengantre sejak pukul 08.00. Mereka duduk di kursi yang disiapkan di halaman balai desa. Sejumlah warga mendului vaksin setelah lolos skrining.
Informasi yang diterima inspirasiline.com, vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Sinovac di Balai Desa Taraman tersebut menyasar 2.000 warga masyarakat usia 12 tahun ke atas.

Sumber di lokasi gelaran vaksinasi Covid-19 menyebutkan, kegiatan ini melibatkan 38 tenaga kesehatan (nakes), meliputi dari Bhayangkara 4 orang, sukarelawan mahasiswa 22 orang, tim input data dari polwan 12 orang.
Sebelum vaksinasi, setiap orang harus memasukkan data dalam sistem input data, mengecekkan suhu dan tensi darah. Saat tensi, peserta ditanya tentang riwayat penyakit masing-masing.
Suparno (63), warga Dukuh Kroyo RT 014, Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen mengikuti tahapan yang sudah ditentukan. Suhu badan Suparno 35,5 derajat Celsius dan tensinya 120/80.
“Cepat menyuntiknya. Tidak terasa. Saya tidak takut, karena sudah terbiasa suntik saat masuk angin,” ujar Suparno sambil jalan.
Kapolda Jateng Ahmad Luthfi menargetkan capaian herd immunity 70% warga tervaksin di wilayah Soloraya bisa tercapai November 2021 mendatang.
Untuk mengejar target itu, vaksinasi terus digencarkan dan tak kenal hari libur.
Tak hanya itu, Kapolda Ahmad Luthfi juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan (prokes), karena obat Covid-19 adalah prokes.
Kapolda Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, hari ini ada sekitar 3.000 dosis vaksin yang disuntikkan di Sragen. Selain di Taraman, ada beberapa titik di desa lain yang juga digelar penyuntikan serupa.
“Hampir 3.000 lebih selama satu hari. Dengan harapan wilayah aglomerasi Soloraya, termasuk Sragen sudah 65%. Target kami 70% terpenuhi November 2021 mendatang,” ungkapnya kepada wartawan.
“Dengan pencapaian 70%, diharapkan akan terbentuk herd immunity atau kekebalan komunal di masyarakat,” kata Kapolda Ahmad Luthfi.***
