Penulis: Joko Widodo
KARANGANYAR | inspirasiline.com
MENYAMBUT HUT Ke-76 TNI serta HUT Ke-71 Kodam IV/Diponegoro, 5 Oktober 2021, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melaksanakan ziarah ke Makam Jenderal Besar HM Soeharto di Astana Giri Bangun, Matesih, Kabupaten Karanganyar, Senin (4/10/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, serta sejumlah pejabat utama dari unsur TNI, Polda, dan Forkopimda setempat.
Diawali dengan penghormatan umum dan mengheningkan cipta, Pangdam beserta rombongan menaburkan bunga dan memanjatkan doa agar almarhum Jenderal Besar HM Soeharto mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME.
Dengan hikmat, rombongan sekitar seratus orang tersebut memasuki cungkup Astana Giribangun untuk melakukan prosesi ziarah. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama di Tugu Tri Dharma, komplek pemakaman setempat.
Dalam konferensi pers yang digelar usai ziarah, Pangdam menegaskan tujuan dari pelaksanaan ziarah tersebut adalah untuk memberikan penghormatan kepada founding father (bapak pendiri) Indonesia.
Jasa Soeharto untuk Indonesia sangat besar dan banyak memberikan kontribusi demi kemakmuran serta kemajuan Bangsa Indonesia. Diharapkan, generasi penerus dapat meniru pengabdiannya serta melanjutkan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan.
“Semoga dari kegiatan ini dapat memacu dan menjadi penyemangat untuk Indonesia menjadi lebih maju, lebih tangguh, dan bisa keluar dari situasi pandemi Covid-19,” ungkap Pangdam.
Dalam kesempatan ini, Pangdam menyampaikan bahwa pelaksanaan Serbuan Vaksinasi di wilayah Jawa Tengah yang telah dilaksanakan Pemda dan TNI-Polri berjalan dengan baik.
“Diupayakan dalam waktu secepat mungkin, target 70 persen bisa dicapai,” tegasnya.
Menurut Pangdam, kelancaran akselerasi vaksinasi Covid-19 di Jateng, tidak lepas dari sinergitas seluruh unsur yang telah berjalan dengan baik, termasuk tokoh agama maupun tokoh masyarakat.
Diharapkan, percepatan vaksinasi pada seluruh warga Jateng bisa segera membentuk kekebalan komunal, sehingga wabah Covid-19 dapat segera tertanggulangi di wilayah Jawa Tengah.***
