Jakarta, Inspirasiline.com – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah merilis hasil sidang, Kamis malam (23/13/2021). Setidaknya ada lima poin pelanggaran yang dilakukan pemain, klub maupun panitia pelaksana Liga 2.
Salah satu keputusan Komdis yang cukup menyita perhatian adalah pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Sulut United, Patrich Wanggai.
Patrich Wanggai diketahui melakukan pelanggaran disiplin seusai memamerkan alat kelaminnya di laga Sulut United vs Dewa United.
Kejadian itu bermula ketika Dewa United mendapatkan hadiah penalti seusai Rangga Muslim dijatuhkan di kotak terlarang oleh Yudi Khoerudin.
Sempat ada protes yang dilakukan para pemain Sulut United atas insiden yang menimpa Rangga Muslim.
Meski begitu, Dewa United tetap diberikan penalti oleh wasit dan Herman Dzumafo yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan baik.
Tak berselang lama, pelatih Sulut United, Ricky Nelson, mendapatkan kartu merah seusai melancarkan protes berlebihan kepada wasit.
Tidak hanya itu, Patrich Wanggai pun melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain Dewa United yang berujung kartu kuning.
Penyerang Sulut United itu tampak tidak terima dengan keputusan wasit dan terlihat mengumpat ke arah bangku cadangan lawan.
Pemain berusia 33 tahun itu akhirnya ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Dilivio Rychard.
Barulah pada momen ini Patrich Wanggai terlihat memamerkan alat vital dari balik celananya.
Tindakan yang dilakukan oleh Patrich Wanggai tersebut pun membuatnya harus terkena sanksi larangan bermain sebanyak dua pertandingan.
Selain itu, Patrich Wanggai juga harus membayar uang sebesar Rp 50 juta atas sikap tidak terpujinya itu.
Tim Sulut United menjadi klub yang paling banyak melanggar aturan jika menilik keputusan Komisi Disiplin PSSI.
Hal ini membuat Ricky Nelson harus dikenakan hukuman larangan mendampingi tim selama dua pertandingan dan denda sebesar Rp 10 juta. (Yon Daryono).
