Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menyatakan Semua Kepala Sekolah Terisi Seusai Dilantik

NEWS

Sragen- Inspirasiline.com. Pernyataan itu disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Sukowati saat melantik 321 Pejabat, satu Pejabat eselon II, dan 320 Kepala Sekolah dari Jenjang Taman Kanak-Kanak(TK), Seolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen Senin (31/1/20222) . Bupati  Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan semua Kepala Sekolah sudah terisi, seusai dilantik.

“Namun, tidak semua  Kepala Sekolah itu suka dengan pelantikan. Bahkan ada yang menolak dilantik karena dimutasi, ada Kepala Sekolah setelah mendapatkan Surat Keputusan ( SK) mutasi langsung mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) untuk tidak dilantik. Saya mendapat laporan, ada seorang Camat yang menolak, istrinya menjadi Kepala Sekolah dimutasi” Ungkapnya

Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu menyampaikan ada Kepala Sekolah yang bersyukur karena promosi. Ada pula kasek yang menangis karena dimutasi, tetapi khusus kepala SMP semua senang.

“Hari ini spesial. Seharusnya guru yang ditugaskan sebagai Kepala Sekolah itu tidak perlu dilantik khusus. Justru saya yang meminta agar mereka dilantik semua dan sudah terlaksana hari ini Seni (31/1/2022). Penugasan sebagai Kepala Sekolah itu tugas mulia,” Ungkap Yuni menegaskan

“Butuh tanggung jawab dan tidak main-main. Maka saya berpikir semua harus dilantik dan diambil sumpah janjinya. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada manusia tetapi juga kepada Tuhan.”Ungkap Yuni tegas

“Bagi yang hari ini masih gegana (gelisah, galau, dan merana) dengan tugas baru maka bulatkan tekad untuk tetap mengabdi sepenuh hati. Ketika Anda diambil sumpah dan janji menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maka saat itu pula Anda siap mengabdi dan ditempatkan di mana pun, camkan itu!” Ungkap Yuni dengan nada keras.

Yuni meminta semua Kepala Sekolah meniatkan ibadah dalam bekerja. Seorang kasek, katanya, harus memiliki komitmen, kompetensi, dan kemampuan manajerial. Kasek dituntut meningkatkan pendidikan peserta didik yang menurun selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Yuni juga memahami kalau selisih penghasilan kasek dengan guru bersertifikasi hanya Rp75.000/bulan.

“Atas dasar itulah, saya sudah meminta Pak Sekretaris Daerah (Sekda) berhitung. Bagi Kepala Sekolah yang baru akan mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mulai Maret. Bagi kepala sekolah yang lama mulai mendapat TPP pada Februari besok. Nilai TPP itu lumayan, yakni Rp546.000 oer bulan,” Tutur Yuni  disambut  tepukan tangan para Kepala Sekolah

Kepala Bidan (Kabid) Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen, Dwi Cahyono,  menyampaikan ada 221 guru SD yang dipromosikan menjadi Kepala Sekolah,  di jenjang SMP ada 18 guru yang diangkat menjadi Kepala Sekolah. Sedangkan yang digeser ada satu Kepala TK, 59 Kepala SD, dan 20 Kepala SMP. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *