Sukoharjo-Inspirasiline.com. Calon kepala desa (cakades) mendeklarasikan pemilihan kepala desa (Pilkades) damai di pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo pada Jum’at (25/11/2022), yang dihadiri Muspida, Forkopimda, panitia pelaksana pilkades dari 13 desa yang menyelenggarakan pilkades.
Sigit Nugroho Kabid Pemerintahan Desa usai deklarasi damai kepada wartawan mengatakan bahwa Pilkades serentak akan digelar pada (8 /12/2022) mendatang, tahapan demi tahapan dilalui kemarin pada 23/12 sudah diadakan penetapan calon, ada 35 cakades hari ini hadir semua di pendopo GSP mengikuti deklarasi damai untuk mewujudkan Pilkades yang bermartabat aman, tertib, jujur, dan damai.

Nanti tanggal 30/11 akan diadakan gelar pasukan di halaman setda untuk menjaga keamanan dalam pelaksanaan pilkades, kemudian pada 2/12 masuk tahapan pengambilan nomor urut, setelah pengambilan nomor ada jeda 2 hari yaitu 5-6/12 hari tenang, kemudian 1 hari pada 7/12 kampanye dan pada 8/12 hari Kamis sampailah tahap pelaksanaan pemungutan suara.
Dari 35 Cakades 10 diantaranya merupakan mantan Kades/kades petahana, selain mantan kades ada juga perangkat desa yang juga ikut maju menjadi cakades dia telah mengambil cuti sejak penetapan. PNS pun juga bisa ikut mendaftarkan sabagai cakades dengan catatan mendapat ijin dari pembina kepegawaian. Tahapan berikutnya tanggal 12/12 penyampaian calon terpilih kepada bupati, sementara itu pada 15/12 penyusunan SK bagi kepala desa terpilih, kemudian 21/12 pengambilan sumpah dan pelantikan kepala desa terpilih.

“ 35 orang cakades deklarasi dan menanda tangani pernyataan pilkades bermartabat, siap menang siap kalah;” ujar Sigit.
Adapun 13 desa yang menggelar Pilkades di kabupaten Sukoharjo yaitu :
- Desa Pabelan Kecamatan Kartasura
- Desa Gumpang Kecamatan Kartasura
- Desa Ngemplak Kecamatan Kartasura
- Desa Kadilangu Kecamatan Baki
- Desa Plumbon Kecamatan Mojolaban
- Desa Jatisobo Kecamatan Polokarto
- Desa Kayuapak Kecamatan Polokarto
- Desa Bulu Kecamatan Polokarto
- Desa Puhgogor Kecamatan Bendosari
- Desa Manisharjo Kecamatan Bendosari
- Desa Tanjung Kecamatan Nguter
- Desa Tiyaran Kecamatan Bulu
- Desa Karangtengah Kecamatan Weru
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dalam amanatnya menyampaikan bahwa deklarasi yang sudah bapak/ibu sampaikan jangan hanya seremonial belaka namun harus benar-benar ditaati, pilkades ini bukan sekadar menang atau kalah, bagi siapa yang emang jangan terlalu evoria berlebihan dan yang kalah harus bisa legowo, jangan sampai mengerahkan masa untuk memprovokasi membuat suasana tidak aman, tidak kondusif, kami tidak segan-segan menindak tegas jika nanti ada yang mengganggu kamtibmas melanggar hukum, tegas Kapolres AKBP Wahyu Nugroho.

Sementara itu Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf CZI Slamet Riyadi juga menyampaikan setelah bp/ibu mendeklarasikan pilkades yang bermartabat, jujur, aman, damai harus benar-benar ditaati. Pemilihan ini jangan dijadikan permainan game, menang kalah sudah hal yang biasa, yang menang jangan berevoria dan yang kalah jangan dendam, inilah demokrasi, terang Letkol Inf Slamet Riyadi..
Sedangkan bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa pilkades merupakan pesta demokrasi yang merakyat, ajang kompetisi politik ditingkat desa, dikabupaten Sukoharjo ini ada 13 desa yang menyelenggarakan pilkades yang tersebar di 8 Kecamatan, dengan jumlat DPT 44 338 dan 105 TPS, jumlah calon 35 orang terdiri 34 orang laki-laki, 1 orang perempuan. Pilkades ini mengusung tagline Pilkades Sukoharjo “Bermartabat” yang artinya bersih, aman, damai, jujur, transparan dan amanat.
Bupati berharap melalui deklarasi ini tercipta bentuk dan komitmen bersama dalam menciptakan pilkades yang aman, damai, tertib, komdusif sehingga bisa melahirkan pemimpin yang beraklaq baik, mengakselelasi kemajuan, menciptakan kemajuan dan membangun desa menjadi lebih baik lagi, kata Etik Suryani. (Prie)
