Rembang-Inspirasiline.com. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran besar untuk perbaikan kerusakan jalan pantura Rembang (Kaliori-Sarang) tahun 2023. Yakni sebesar Rp 126 miliar lebih.
PPKom Jalan Pantura Batas Jateng-Jatim, Dinar Pangayoman mbenarkan bahwa tahun ini di sediakan anggaran cukup besar untuk perbaikan jalan pantura Rembang.
Dinar menyatakan, saat ini paket proyek pekerjaan Jalan Pantura Rembang ke arah batas Jatim sedang dalam proses lelang.
Targetnya, pada akhir April 2023 mendatang lelang sudah selesai dan ada pemenang untuk tanda tangan kontrak. “Awal Mei pekerjaan fisik sudah bisa dimulai oleh rekanan pemenang tender,” terang Dinar kepada media.
Dia menambahkan, saat ini juga masih terus di lakukan penambalan di lokasi yang rusak. Namun penambalan itu filakulan dengan menunggu cuaca baik. Tidak hujan.
Kondisi Jalan Pantura Kabupaten Rembang, ruas Kaliori-Sarang belakangan makin parah. Kerusakan itu salah satunya disebabakan oleh intensitas hujan yang cukup tinggi.
Beberapa titik yang sebelumnya sudah rusak dan berlubang, semakin parah seiring dengan seringnya digenangi air hujan.
Kondisi itu juga diperparah dengan volume kendaraan berat yang melintasi di Pantura Rembang. Sehingga cukup membahayakan pengendara, terutama kendaraan roda dua.
Sehingga anggaran penanganan Jalan Pantura Rembang ke arah timur sebesar Rp 162 miliar itu setara dengan harga 288 unit salah satu type New Pajero Sport.
Beberapa titik di lokasi itu berlubang cukup besar, terutama dekat kawasan jembatan timbang. Saat hujan deras mengguyur, sudah pasti beberapa titik itu akan menjadi genangan air cukup besar.
Kendaraan yang melintas harus merayap pelan sehingga juga memicu potensi ketersendatan arus lalu-lintas.
Kemudian di Desa Kebloran Kragan, juga banyak lubang besar. Kerusakan lain ada di Desa Pasarbanggi, Tasikagung, Rembang Kota, dan sebagian di kawasan Kecamatan Kaliori. (yon daryono)
