Bapak Sunting Indonesia Kunker Ke Desa Mranggen Polokarto

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Letjen TNI Teguh Muji Angkasa Komandan pusat Teritorial TNI AD (Danpusterad)  yang ditunjuk oleh Kasad sebagai bapak Stunting Indonesia melakukan kunjungan kerja (kunker) dikabupaten Sukoharjo selama 2 hari yaitu Senin (20/3/2023) melakukan peninjauan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dukuh Jetis RT: 1 RW: 3 desa Gentan kecamatan Bulu kabupaten Sukoharjo yaitu rumah ibu Mikem yang mana kondisi sebelumnya sangat memprehatinkan.

Kondisi rumah sebelumnya banyak yang bocor, dinding terbuat dari anyaman bambu dan tiyang penyangga rumah sudah lapuk sehingga sangat tidak nyaman untuk dihuni. Akhirnya rumah ibu Mikem direnovasi selama 25 hari, dengan luas bangunan 6×11 meter.

Letjen TNI Teguh Muji Angkasa bapak Stuting Indonesia

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol CZI Slamet Riyadi menyampaikan bahwa pembangunan rumah bu Mikem menggunakan pondasi batu kali, dinding hebel diplester acian finishing di cat, lantai keramik, plapon GRC, beton bertulang, besi ukuran 8 dan 10 mm, kusen dan daun pintu kayu jati finishing di plitur, rangka atap kayu jati serta atap menggunakan genteng press.

Dalam pelaksanaannya anggota Kodim 0726 Sukoharjo bersama masyarakat sekitar bergotong royong bekerja sama  dalam mewujudkan rumah bu Mikem menjad rumah yang lebih layak huni, rapi, bagus, dan Indah. Kondisi rumah bu Mikem juga di saksikan langsung oleh Danpusterad Letjen TNI Teguh Muji Angkasa. Yang didampingi oleh Dandim 0726 Sukoharjo Letkol CZI Slamet Riyadi.

bantuan sembako untuk ibu balita

Sedangkang kunjungan hari ke-2 di kabupaten Sukoharjo Selasa (21/3/2023) Danpusterad Letjen TNI Teguh Muji Angkasa melihat secara langsung demplot penanganan stunting di desa Mranggen kecamatan Polokarto yangdi dampingi oleh bupati Etik Suryani, Muspida, dan OPD.

Dalam kunjungannya Jendral bintang tiga itu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Sukoharjo, Kodim 0726 Sukoharjo, masyarakat dan semua pihak yang telah berkolaborasi untuk mewujudkan keluwarga sehat dan sejahtera dalam upacaya pencegahan dan percepatan penurunan angkat stunting, yang mana upaya yang dilakukan telah membuahkan hasil, ini terbukti sejak demplot dimulai bulan Januari hingga saat ini sudah terlihat adnya kasus penurunan stunting cukup siknifikan.

Dari laporan yang kami terima dari awal demplot ada sebanyak 100 kasus dan 60 % nya mengalami peningkatan artinya penangan stunting Di Sukoharjo ini berhasil, opsi yang digunakan adalah pemberian vitamin alga, dan kedepan produk ini akan dikembangkan terus sehingga bisa dimanfaatkan daerah lain.  Stunting dan kurang gizi pada anak-anak ini harus menjadi perhatian kita semua pasalnya anak-anak ini nantinya yang akan menjadi gererasi penerus bangsa, yang kemudian hari akan menjadi pimpinan bangsa.

Langkah kedepan kita akan selalu monitor/mematau terus mencari upaya-upaya terbaik, terobosan-terobosan yang bisa dilakukan yaitu Kodim 0726 Sukoharjo berkolaborasi dengan Pemda untuk memberikan penanganan/opsi untuk mengatasi stunting ini, artinya TNI AD akan mengembangkan upaya-upaya terbaik dalam penanganan stunting. Secara nasinal penaganan stunting sudah cukup baik, seperti arahan Presiden bahwa tahun 2024 mendatang menargetkan penurunan  kasus stunting pada angka 14 %.

Semenatra itu bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu prioritas, karena stunting merupakan ancaman akan kualitas sumber daya manusia. Kasus stunting saat ini merupakana faktor sosial budaya berupa tradsisi dan kebiasaan pola asuh yang kurang baik dalam keluwarga, seperti kurang terpenuhinya dukungan dan perhatian dalam pemenuhan kebutuhannya baik secara fisik, sosial dan mental anak dalam keluwarga tersebut.

Oleh karenanya bupati Eti mengajak kepada semua pihak mari bergotong royong untuk menuntaskan masalah stunting ini dengan harapan kasus stunting di Sukoharjo benar-benar bisa diturunkan, tegasnya.  (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *