Rakor DBD Tingkat Kabupaten Sragen, PSN Gencar DBD Hilang

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Demam Berdarah Dengue(DBD) Tingkat Kabupaten Sragen di Gedung KORPRI Kabupaten Sragen, Rabu (27/9/2023).

Kegiatan diikuti oleh 100 peserta undangan terdiri dari Dinas dan Kecamatan se-Kabupaten Sragen.

Rakor dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen dr. Sri Subekti, M. Kes.

Menghadirkan 2 Narasumber, diantaranya dr. Anita Wijayanti, Sp. PD, M. Kes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soeratno Gemolong dengan materi kewaspadaan dan tata laksana Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Sutarman, S. KM, M. Kes Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dengan materi kebijakan pencegahan dan pengendalian DBD Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kesempatannya, dr. Sri Subekti, M. Kes. mengatakan DBD harus diwaspadai saat sudah ada yang terkena DBD itu sendiri. Maka dari itu, diperlukan adanya Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J).

“Kader melakukan penyemprotan sarang nyamuk (PSN) di Desa. Masyarakat Dimotivasi kemudian diberi pemahaman terkait DBD,” Ungkapnya menerangkan

Sri Subekti berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menggerakkan masyarakat lagi untuk kegiatan pSN dan Jumantik.

Sementara, Sutarman, S.KM, M. menjelaskan beban masalah DBD sendiri yaitu angka insidensi tinggi dan penyebarannya semakin luas.

“Dengue sulit diidentifikasi dengan baik, karena gejala awalnya yang tidak spesifik seperti demam dan sakit kepala. Dengue seringkali misdiagnosis dengan penyakit lainnya,” Jelasnya.

Penanggulangan dengue perlu dilakukan untuk menurunkan beban kesehatan masyarakat akibat dengue. Namun saat ini kurangnya pastisipasi masyarakat dalam PSN 3M Plus menjadi permasalahan dalam upaya penanggulangan dengue.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan sampai akhir tahun tidak ada penambahan yang signifikan serta dapat menekan angka kematian akibat DBD. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *