Sukoharjo-Inspirasiline.com. Lomba sekolah sehat merupakan agenda rutin tiap tahun yang dilaksanankan secara berjenjang kalau sebelum Pandemi lomba sekolah sehat dilaksanakan hingga ketingkat nasional, namun setelah Pandemi ini lomba baru sampai ditingkat Kabupaten untuk lomba kejenjang berikutnya masih menunggu ketentuan dari atas.
Lomba sekolah sehat ini dilaksanakan selama 3 hari (25-27/9/2023) yang diikuti oleh 6 peserta yaitu SDN Majasto 01 Kecamatan Tawangsari, SDN Kepuh 01 Kecamatan Nguter, SDN Kagokan 02 Kecamatan Gatak, SDI Al-Azhar 28 Baki, SDN Bakalan 02 Polokarto, SD Mertan 04 Kecamatan Bendosari, dan SDN Kenep 02 Kecamatan Sukoharjo.

Yang menjadi juri dalam kegiatan ini terdiri dari Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, DKK, dan Kesra. Adapun aspek yang di nilai dalam lomba sekolah sehat ini ada 27 item yang meliputi: TP UKS, ruang sekretariat, sarpras di ruang sekretariat, penataan ruang sekretariat, bagan struktur organisasi TP UKS, data tim Pembina UKS, program kerja TP UKS, kelengkapan administrasi, komposisi TP UKS, komposisi kepanitiaan LSS, petugas sekretariat TP UKS, laporan kegiatan TP UKS.
Penilaian berikutnya meliputi kelengkapan laporan tahunan TP UKS, rakor yang diselenggarakan TP UKS, buku pedoman yang berkaitan yang berkaitan dengan UKS, mengadakan kegiatan lomba dalam satu tahun, presentasi sekolah yang sudah mengikuti pelatihan kader kesehatan, kebijakan tertulis untuk penanggulangan rokok dan penyalahgunaan narkoba, kemitraan dalam melaksanakan kegiatan UKS, cakupan pelayanan program BAS, pemeriksaan pada jaringan kesehatan untuk SD, pemeriksaan kecacingan, kesehatan mental, pemeriksaan mata, pemeriksaan serumen, pemeriksaan gigi dan mulut, dan pemeriksaan HB.

Dari semua peserta lomba sekolah sehat ini akan diambil juara I, II, dan III masing-masing akan mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo.
Salah satu peserta lomba SDN Mertan 04 Kecamatan Bendosari saat ditemui wartawan usai penilaian lomba, Plt Kepala SDN Mertan 04 Darsini, S.Pd. SD mengatakan bahwa sekolah kami baru kali pertama mengikuti lomba sekolah sehat ini merupakan kebanggaan tersendiri yang mana dengan mengikuti lomba sekolah sehat ini hikmahnya besar sekali.

Lebih lanjut Darsini menyampaikan untuk maju sekolah sehat ini persiapan kami lebih kurang selama dua bulan, mulai dari pengecatan, pemeliharaan, kebersihan, penataan lingkungan sekolah, hal itu kami kerjakan secara bersama-sama saling membantu, yang jelas dengan minimnya dana yang dimiliki kami semua gotong royong kerja bakti. Kita tidak kenal lelah bahu membahu usai KBM selesai semua kerja bakti membuat lingkungan sekolah semuanya bersih, untuk persiapan lomba sekolah sehat ini pada aspek administrasi maupun UKS sudah kami persiapkan sebelumnya sehingga kami tinggal menata, membersihkan lingkungan sekolah.
Dalam menghadapi lomba sekolah sehat ini kami tidak mengganggu KBM, kegiatan KBM kami rutin setiap hari sebelum KBM dimulai anak bersih-bersih dulu kemudian kami ajak semua sholat duha sebagai salah satu pembinaan akhlak, habis itu masuk kelas untuk mengikuti KBM. Di SDN Mertan 04 mempunyai murid 73 anak dengan 9 orang tenaga pendidik + 1 orang Kasek, 1 orang pustakawan, 1 orang tenaga kebersihan, dan 1 orang GTT.
Darsini menambahkan setelah menjadi peserta lomba sekolah sehat ini kami merasa bangga karena lingkungan sekolah kami menjadi bersih, rapi, dan enak dipandang, kami akan selalu menjaga dan meningkatkan lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat. Ada satu kesan dari tim penilai bahwa diharapkan untuk satu anak menanam satu pohon dan untuk dirawatnya sendiri, suatu saat nanti bisa ditengok bahwa itu tanaman saya, itulah yang akan menjadikan tanda mata dan kenang-kenangan yang tak ternilai harganya, ujar Darsini.
Lanjut orang nomor satu di SDN Mertan 04 Bendosari itu mengaku bangga walau tidak terlalu berharap besar untuk mendapatkan juara, namun hikmah yang kami dapat setelah mengikuti lomba ini sekolah kami menjadi asri, bersih, rindang dan tertata rapi sehingga akan menambah kepercayaan masyarakat untuk senang menitipkan putra putrinya untuk belajar di SDN Mertan 04 ini, namun jika bisa menang menjadi juara berapapun kami selalu bersyukur, imbuhnya.
Selain lomba sekolah sehat, yang baru -baru ini murid kami juga mengikuti lomba dokter kecil tingkat Kabupaten, SDN Mertan 04 masuk 5 besar tingkat Kabupaten itu juga merupakan kebanggaan yang mana murid dari desa bisa bersaing ditingkat kabupaten mewakili kecamatan dan bisa menjadi juara V, semoga ditahun-tahun mendatang kami bisa mengukir prestasi yang lebih lagi. (Prie)
