Masih Musim Kemarau, Bupati Ingatkan Waspada Bahaya Kebakaran

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta Masyarakat Desa Tanggan, Kecamatan Gesi Waspada Bahaya Kebakaran selama musim kemarau panjang.

Hal tersebut diungkapkan Orang Nomor Satu di Kabupaten Sragen saat mengunjungi Balai Desa Tanggan dalam Acara Penyerahan Bantuan Sembako Kompensasi Warga sekitar TPAS Tanggan Kamis  (19/10/2023).

“Akhir-Akhir ini banyak sekali Bencana Kebakaran. Saya minta masyarakat hati-hati khususnya Bapak-Bapak Penggemar Rokok. Jangan Membuang Puntung Rokok Sembarangan. Puntung Rokoknya dipastikan sudah padam betul. Dahan yang kering itu mudah sekali terbakar.” Harap Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati

Warga Kabupaten Sragen dan sekitarnya saat ini juga ada yang Mengalami Musibah Kebakaran. Dengan Cuaca yang Panas dan Angin yang Kencang Warga harus lebih Waspada dan mengecek hal-hal yang menimbulkan Kebakaran.

Yuni Sapaan Akrab Bupati Sragen itu menghimbau agar Warga menghindari membakar sampah saat terik matahari karena akan sangat mudah merambat pada rumput ilalang kering.

Selain itu untuk mengantisipasi Kebakaran di Rumah, Bupati mengingatkan Warga terkhusus para Ibu jika selesai memasak-pun Pastikan Api Kompor Sudah Padam, tidak tercium bau dari Tabung Gas dan selang harus diperiksa, mengecek apakah penggunaan Listrik juga sudah dipadamkan supaya tidak terjadi Konsleting.

“Menurut perkiraan BMKG, hujan akan turun di awal bulan November. Sampai saat ini banyak sumur-sumur Warga Desa yang sudah kering. Untuk itu kami perlu mengirim bantuan Air Bersih bagi Masyarakat yang memerlukan air.” Ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus berupaya membantu warga untuk mencukupi kebutuhan Air salah satunya dengan membuat 28 Sumur dalam yang dibantu secara Gotong Royong oleh para Donatur warga Kabupaten Sragen.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan secara langsung 361 Paket sembako (361 KK) Kepada Warga sekitar TPAS Tanggan Milik Pemkab Sragen. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bantuan Tahap kedua yang diberikan untuk Enam RT di Desa Tanggan.

“Bantuan Sembako Rutin kami berikan kepada warga setiap 3 kali dalam setahun (Per 4 Bulan) yang isinya Beras, Minyak, Gula, Kecap, Mie dan Susu. Semoga bermanfaat untuk Warga sekitar dan pemberian sembako ini sebagai wujud Rasa Sayang kami Kepada Warga Desa Tanggan.”Ungkapnya.

Selain memberikan Bantuan Sembako, Pemkab Sragen juga telah memberikan Kompensasi bagi Warga terdampak TPAS Tanggan berupa Layanan Kesehatan dari Puskesmas serta Keikutsertaan 935 Warga dalam BPJS Kesehatan (Pembayaran melalui APBD).

“Namun masih ada 145 Warga yang belum ikut BPJS karena terkendala berbagai masalah. Salah satunya ada Warga yang dulu pernah ikut BPJS secara Mandiri kemudian berhenti sehingga terkena Denda dan ada Harga yang harus dibayar. Kita tidak bisa membayarkan Rutin untuk Warga yang belum menyelesaikan Dendanya.” Ungkapnya Menjelaskan.

Yuni menjelaskan dari Denda tersebut Cukup Besar dan Bervariasi. Pihaknya akan melakukan Audit Satu Persatu sehingga mengetahui Data-Data dan beberapa Kriteria misalnya benar-benar tidak Mampu atau memiliki Penyakit Menahun, kemudian akan diberikan Solusi agar bisa menutup Denda melalui Dana Bantuan pihak ketiga. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *