MCB Libatkan Warga Desa Ngebung Gelar Kenduri Agung Masyarakat Sangiran 2024

NEWS

Sragen-Inspirasilune.com. Museum Dan Cagar Budaya (MCB) Atau Badan Warisan Indonesia (IHA) Bekerja Sama Dengan Masyarakat Dan Pemerintah Desa (PEMDES) Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Seagen Dalam Menggelar Program Publik Museum Manusia Purba Klaster Ngebung yang bertajuk “Kenduri Agung Masyarakat Sangiran 2024”.

Dalam Pagelaran Wayang Kulit Sabtu (5/10/2024), Plt. Kepala MCB, Ahmad Mahendra, yang diwakili Oleh Pj. Sumber Daya Manusia Dan Tata Laksana MCB, Ratna Sri Panglibur, SS Menuturkan Bahwa Masyarakat Desa Ngebung Tidak Hanya Dilibatkan Untuk Mengikuti Seluruh Rangkaian Acara Namun Juga Untuk Membantu Panitia Dalam Pempersiapkan Tiap-Tiap Kegiatan Dalam Kenduri Agung Masyarakat Sangiran 2024.

“Salah Satu Program Dalam Pengelolaan Museum Melalui MCB Seperti Yang Saat Ini Kita Lakukan, Di Mana Masyarakat Di Sekitar Museum Dilibatkan Sehingga Dapat Menikmati Keberadaan Museum Dan Ikut Menjalankan Program-Programnya.” Urainya.

Dikatakannya Pagelaran Wayang Kulit Dengan Lakon Babat Alas Wonowartha Yang Dibawakan Oleh Niken Salindry Dan Gareng Semarang Ini Merupakan Puncak Dari Rangkaian Acara Kenduri Agung Masyarakat Sangiran 2024.

Sebelumnya, Kirab Dan Kenduri Tumpeng Masyarakat Ngebung Dilaksanakan Pada Kamis (3/10/2024) Dilanjutkan Senam Masal Bersama Rahajeng Puji Lestari Pada Jum’at (4/10/2024). Tidak Hanya Itu, Voli Dan Edubike Juga Diadakan Di Kluster Lain Seperti Desa Bukuran, Dayu, Dan Krikilan.

Sementara itu Kepala Desa Ngebung. H. Sutar, Menyampaikan Bahwa Melalui Kegiatan Museum Manusia Purba Sangiran Ini Masyarakat Dan Pemdes Ngebung Memiliki Kesempatan Untuk Menguri-uri Tradisi Dan Warisan Budaya.

“Berdasarkan hasil Musyawarah, Masyarakat Ngebung Dapat Berpartisipasi Dalam Persiapan Acara Ini Selama Kurang Lebih 10 Hari.” Ucapnya.

Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Menyerahkan Wayang Secara Simbolis Kepada Dalang Ki Cahyo Kuntadi, S.SN., M.SN.

“Saya Berharap Masyarakat Tetap Datang Ke Museum Meskipun Tidak Ada Acara Seperti Ini, Untuk Bermain Dan Belajar Bersama Keluarga Dan Teman.” Pesannya ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *