Grobogan-Inspirasiline.com. Dalam upaya meningkatkan pemahaman kepada anak remaja tentang moderasi beragama dan isu pernikahan dini, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dan Hukum Keluarga Islam (HKI) IAIN Kudus menyelenggarakan seminar kolaboratif yang melibatkan karang taruna dua kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumberagung dan Desa Bringin Kec Godong Kab. Grobogan, bertempat di Balai Desa Bringin Godong mulai pukul 15:00 WIB, Kamis (3/10/2024).
Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Tema pertama, “Pentingnya Moderasi Beragama,” disampaikan oleh Umar Haji Mussaid, S.Pd., S.Kom., yang mengajak peserta untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi dalam beragama agar tercipta masyarakat yang harmonis. Dalam pemaparannya, Umar menekankan pentingnya sikap toleransi dan saling menghargai antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, tema kedua mengenai “Polemik Pernikahan Dini” disampaikan oleh Zubair Junaidi, S.Ag. (sebagai ketua dan penyuluh di KUA kec Godong ) menjelaskan dampak negatif dari pernikahan dini, baik secara sosial, ekonomi, maupun kesehatan. Zubair menekankan bahwa edukasi dan pemahaman yang baik tentang konsekuensi pernikahan dini sangat diperlukan, terutama di kalangan remaja. Ia juga menyerukan agar masyarakat lebih peka dan peduli terhadap isu ini, serta pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak-anak mereka.
“Polemik ini adalah Tema yang selalu aktual di indonesia, tentunya banyak dampak yang terjadi jika polemik ini terus berlanjut.” ucapnya.
Kegiatan ini di tujukan kepada kalangan remaja yang ada di desa dan masyarakat setempat. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti seminar dan aktif dalam sesi tanya jawab, yang menunjukkan besarnya minat dan kepedulian mereka terhadap isu yang dibahas.
Seminar ini merupakan salah satu wujud nyata dari kolaborasi antara prodi BKI dan HKI dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam rangka menciptakan generasi yang paham akan nilai-nilai moderasi beragama dan sadar akan pentingnya menunda pernikahan hingga siap secara fisik dan mental.
Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat, serta mendorong diskusi yang konstruktif mengenai tema-tema penting yang berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan keagamaan di masyarakat. (jkw)

Hi i think that i saw you visited my web site thus i came to Return the favore Im attempting to find things to enhance my siteI suppose its ok to use a few of your ideas
where to buy lasix online SERMs are good for gyno prevention Tamoxifen, Raloxifene and HPTA restart for secondary hypogonadism where the hypothalamus becomes oversensitive to suppression Clomid