Sragen-Inspirasiline.com. Berkembangnya Era Digital sekarang ini tidak bisa lepas dari Media Sosial Sebagai Sarana Penyampai Informasi Bagi Masyarakat Yang Mudah dan Cepat.
Tidak hanya itu, hak memperoleh Informasi juga dibutuhkan Pemerintah dalam Penyebaran Informasi dan Kebijakan Yang Dibuat Oleh Pemerintah.
Dalam Rangka memberikan Edukasi akan Tugas-Tugas PPID dalam menyajikan Keterbukaan Informasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimtek PPID dengan Tema Pentingnya Visualisasi dan Digitalisasi Keterbukaan Informasi di Hotel Lor In Syariah Surakarta yang dihelat selama Dua Hari yakni Senin (18/11) dan Selasa (19/11).
Kepala Bidang Statistik (PLH Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah) Hita Yoga Pratyaksa menyampaikan keterbukaan Informasi Publik merupakan Salah Satu Pilar dalam mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance).

“Tranparansi Informasi Pemerintah itu dikelola oleh PPID. Peranan nya sangat Penting dalam Menginformasikan Kebijakan, Program dan Kegiatan Hasil Pembangunan Kepada Masyarakat.” Terang Hita Yoga Pratyaksa
Terlebih, Dia menjelaskan dalam Undang-Undang 14 Tahun 2008 menegaskan Tentang Keterbukaan Informasi Publik serta berbagai Peraturan Tata Laksananya. Didalamnya menyebutkan bahwa Informasi menjadi hak seluruh Warga Negara Indonesia maka Lembaga-Lembaga yang dibiayai APBN, APBD baik Lembaga Pemerintah maupun Non Pemerintah Wajib menyampaiakan Informasi Kepada Publik secara Transparan.
Sementara itu, Nara Sumber Maulana Muhammad Fahmi selaku Redaktur Suara Merdeka mengatakan Peran PPID begitu Penting dalam Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Khususnya Media-Media Mainstream. PPID Kabupaten/Kota juga berperan sebagai Wartawan Pemerintah.
“Media Visual itu menyampaikan pesan dalam bentuk Visual yang menggambarkan sebuah Fakta. Visual dalam bentuk Penyampaian Informasi Sangat Penting untuk menegaskan Fakta yang ada. Meskipun pada Visual itu bisa Dimanipulasi.” Kata Maulana Muhammad Fahmi
Ditambahkannya, Generasi Z saat ini lebih menyukai Berita dalam bentuk Visual. Sehingga kekuatan Visual sangat dibutuhkan dalam sebuah penyampaian pesan. Apalagi seluruh Informasi bisa didapatkan melalui kepraktisan Media Visual yang bernama Gadget mulai dari Instagram, Youtube, dan sekarang bergeser ke Short.
“Foto Jurnalistik merupakan Berita Visual yang dapat mempengaruhi Emosi Pembaca. Karena dalam Penyampaiannya Secara Visual akan mampu memberikan Gambaran secara Gamblang Kepada Pembaca terhadap Suatu Peristiwa.” Tandasnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
