PMPS Wonogiri Selenggarakan Temu Kangen

NEWS

Wonogiri-Inspirasiline.com. Paguyuban Mantan Pengawas Sekolah ( PMPS ) Kab.Wonogiri  menyelenggarakan temu kangen dirangkai dengan halalbihalal. (26/4/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri 101 peserta, berasal dari distrik ; Wonogiri, Baturetno, Purwantoro, Jatisrono, Wuryantoro, bertempat di RM.Saraswati Wonogiri.

RH Sutito, ketua penyelenggara PMPS

Matahari sepenggalah para peserta temu kangen mulai berdatangan, mengenakan busana aneka ragam, warna polos, batik, hingga kejawen.

Dari kejauhan  sayup – sayup terdengar lelagon Podhang Kuning, SL.9, yang dialunkan vokalis Ema,  grup orgen tunggal Azhoka,  pimpinan Syafrudin, dari Kab.Winogiri, manembromo kehadiran para peserta temu kangen.

Acara temu kangen diawali menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al Qur’an, dilanjutkan menyanyikan Mars Penwas, karya Oto Jenggirat, oleh regu paduan suara dari Distrik Baturetno, disambung rerepen Dhandhanggula anggitan Harto.

Panitia penyelenggara PMPS

Acara temu kangen dibuka oleh RH Sutito selaku ketua penyelenggara.

Ia, mengucapkan selamat datang serta mohon maaf segala kekurangan dalam penyelenggaraan. Selebihnya RH Sutito mengurai awal mula dibentuknya PMPS.

” Temu kangen, dirangkai dengan halalbihalal bertujuan sebagai wahana silaturahmi, curhat mengenang masa lalu, serta saling memaafkan  kesalahan antarpribadi,” jelasnya.

Regu paduan suara Distrik Baturetno.

Ikrar halalbihalal disampaikan oleh Sukarno, dengan harapan mohon maaf atas segala kesalahan. Harapan, dengan dilaksanakan halalbihalal kita saling maaf memaafkan,  hingga terjalin hal yang baik dan hati bersih seperti sedia kala.

Makna halal bihalal diurai oleh ustaz Samzu Hidayat. Ia mengurai hal tersebut lewat tembang macapat Dhandhanggula karya Kanjeng Sunan Kali jaga.

Syair sebagai berikut.

Nalikane neng donya iki

Aywa sira lali mring ngibadah

Supaya urup uripe

Harta bandha pangkat iku

Tan wurunga tininggal mati

Uga garwa lawan putra

Tinilar mring kubur

Dene amal kang utama

Iku yekti dadi sangu kang sayekti

Nuju malbeng suwarga*

” Pada saat hari raya Idul Fitri  kita jumpai sajian kupat, hal ini  memiliki makna sbb.

Kupat, berarti ‘laku papat’.

Manusia hendaknya melakukan

empat hal ; lebar, lebur, luber, labur.

Setelah hari raya idul Fitri kita laksanakan halalbihalal, agar melabur ( menghilangkan ), dengan  saling memberikan maaf terhadap sesama, hinga kita bersama kembali bersih (terlabur) seperti sedia kala” tuturnya.

Suasana temu kangen terkesan meriah. Rumah kuna bergaya Limas dan joglo, dilengkapi macan angop, wimbuh  ornamen lampu gantung, tata lampu redup, latar jembar ditumbuhi bonsai pohon serut, rembuyung pohon pule, membuat peserta betah bernostalgia mengurai kembali masa silam.

Penghujung acara, peserta menikmati hidangan yang berada di sasana ondrowino Putri Kencono, diiringi alunan suara dari elektun Azhoka, menyuguhkan lagu pop, dangdut, keroncong, dan campursari.

Berdasarkan urutan, temu kangen PMPS tahun depan akan dilaksanakan di Distrik Wonogiri. Penjelasan lebih lengkap akan disampaikan di kemudian hari. (SK/19)

Bagikan ke:

1 thought on “PMPS Wonogiri Selenggarakan Temu Kangen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *