Sukoharjo-Inspirasiline.com. Pegiat literasi Omah Tulis Sukoharjo Bambang Hermanto melaunching buku yang berjudul Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo sebagai kado ulang tahun Kabupaten Sukoharjo yang ke-79, kegiatan tersebut digelar di angkringan Sukma Jati Sukoharjo pada Senin (14//7/2025) yang dihadiri sejumlah media cetak dan elektronik.
Mas Bambang sapaan akrab Bambang Hermanto kepada wartawan mengatakan bahwa dalam waktu yang singkat lebih kurang 3 bulan ia kumpulkan data-data dari berbagai nara sumber seperti dari Perpustakaan, Pemerintahan, babat Sukoharjo, juga dari putri bupati pertama Suwarno Honggopati dan sumber yang lain kami peroleh data tentang asal muasal kabupaten Sukoharjo. dan akhirnya buku yang berisi 53 halaman itu berhasil kami susun dalam waktu lebih kurang 10 hari dan sudah kami cetak sebanyak 100 exsemplar hingga saat ini buku telah beredar diberbagai kalangan.

Lebih lanjut Bambang menyampaikan walau masih banyak kekurangan disana-sini kami siap menerima masukan, kritik yang sifatnya membangun demi kesempurnaan buku tentang hari lahir kabupaten Sukoharjo ini kami siap menerimanya. Dalam buku tersebut mengisahkan asal muasal sejarah berdirinya kabupaten Sukoharjo, siapa saja nama-nama bupati dari pertama hingga saat ini juga ada disitu.
Yang melatarbelakangi dirinya menciptakan sebuah buku hari lahir Sukoharjo ini adalah bahwa kami merasa menjadi bagian dari masyarakat Sukoharjo dan kami lihat sampai saat ini belum ada yang menciptakan sebuah buku yang mengisahkan tentang hari lahir Kabupaten Sukoharjo kan banyak juga to yang penasaran, katanya.
Dirinya sebagai insan literator ingin membuat sejarah tentang Sukoharjo, jaman pemerintahan kasunanan Surakarta PB X didalamnya ada kutho Sukoharjo pada 7 mei 1874, sehingga dengan diciptakan buku tentang hari lahir Sukoharjo ini kami berharap semua warga masyarakat atau paling tidak dunia Pendidikan mengerti bagaimana asal usul Kabupaten Sukoharjo, pasalnya selama ini banyak orang tidak tahu tentang asal usul Kabupaten Sukoharjo, sehingga berbagi upaya kami lakukan seperti siaran di radio supaya nanti kedepannya ada pembakuan tentang sejarah Kabupaten Sukoharjo, ujarnya. (prie)
