Grobogan-Inspirasiline.com. Orangnya gagah dengan postur tegap tinggi serta ramah bila diajak bicara, tutur katanya sangat enak didengar.
Dialah AKP Mohamad Bimo Seno S.Tr.K, SIK yang menjabat Kasatlantas Polres Grobogan sejak 2024 menggantikan pejabat lama AKP Tejo Suwono, SH yang pindah ke Ditlantas Polda Jateng.
Ditemui diruang kerjanya, AKP Bimo, sapaan akrabnya, menceriterakan pengalaman tugasnya kepada media Inspirasiline.com pada Selasa (2/9/2025).

Lelaki kelahiran Serang 5 Desember 1993 ini memasuki Akpol Semarang tahun 2012 dan lulus pada tahun 2016.
Usai lulus Akpol Semarang, dia ditugaskan ke Mapolda Papua hingga 5 tahun. Kemudian di pindah tugaskan ke Polres Jayapura selama 2,5 tahun. Karena pengalaman tugasnya, dia dipercaya menjabat sebsgai Kasatlantas di Tanijaya dan kemudian dipindahkan ke Ditlantas Polda Papua. Sempat mengenyam pendidikan kepolisian di PTIK 14 bulan.
Karirnya tampak cemerlang, karena kepindahan tugasnya bukan beban tetapi dijadikan pemantik semangatnya dalam tugas.
Benar saja, usai sekolah di PTIK Jakarta, Bimo dipindah tugaskan ke Polda Jateng sebagai Sripim Kapolda Jateng Ahmad Lutfi waktu itu, kemudian Pamin STNK Ditlantas Polda Jateng, kemudian ditugaskan sebagai Kasatlantas Polres Banjarnegara Jawa Tengah hingga tahun 2023. Terakhir kemudian sejak Pebruari 2023 dipindah tugaskan ke Polres Grobogan sebagai Kasatlantas.
Pengalaman tugas yang cukup kenthal ini menjadikan piawai dibidang lalulintas bagi seorang Bimo, terlebih dia sudah memiliki sertifikat pendidikan kejuruan lalulintas khusus penanganan lakalantas pada tahun 2019 membuatnya semakin percaya akan tugasnya sekarang.
Ketika ditanya perbandingan wilayah yang ditugasi saat ini (Grobogan) dengan wilayah tugas sebelumnya (Banjarnegara), Bimo tegas mengatakan kedua daerah itu sangat berbeda.
“Dari sisi cuaca saja jelas beda, Banjarnegara cenderung dingin hawanya, secara geografis dan demografis lebih luas dan banyak Grobogan. Jadi persentase pelanggarannya banyak Grobogan ” tegas Bimo.
Namun dia mengaku memiliki jurus jurus dalam menangani pencegahan dan penanggulangan masalah pelanggaran lalulintas yang akan dan sedang terjadi, hal itu juga dalam rangka menekan case fatality rate akibat kecelakaan lalin.
Salah satu perhatian Bimo di Grobogan saat ini adalah banyaknya truk truk trailer bermuatan berat (sumbu tiga) yang sering parkir di sepanjang jalan Penawangan – Godong, yang berakibat terjadi sempitnya jalan tersebut.
“Menurut aturan mereka tidak boleh parkir disitu, tapi ya bagaimana kalau diingatkan ya kita serba salah. Akhirnya pemilik truknya kami himbau agar truknya tidak parkir disitu dan pemilik pabrik bisa membuat titik istirahat bagi sopir truk besar sumbu tiga itu” ungkap nya.
Terkait kepadatan lalulintas kendaraan dipagi hari, melalui forum lalulintas Grobogan akan mengadakan FGD (focus group discussion), salah satu konsepnya adalah membatasi jam operasional kendaraan besar. Bimo ingin nantinya jam 6 hingga 8 pagi truk besar tidak boleh bersamaan dengan waktu berangkat anak-anak dan guru ke sekolah dan masyarakat yang berangkat bekerja pada jam jam tersebut.
” Boleh lewat ya sebelum jam 6 atau setelah jam 8 pagi sehingga tidak bersamaan dan tidak padat volume kendaraannya” ucapnya.
Terkait analisa evaluasi laka Bimo menegaskan penyebab fatality biasanya kendaraan dengan kecepatan tinggi, tidak memakai helm dan tidak memilki SIM.
Untuk inilah kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi lalulintas dengan gencar, tutupnya. (jk)

This brought real value to my day. 👉 Watch Live Tv online in HD. Stream breaking news, sports, and top shows anytime, anywhere with fast and reliable live streaming.
I felt the effects within 30 minutes!
Affordable stock every order
Lots of variety per pallet
Products as advertised
Reliable product sourcing
Perfect for resellers
Easy ordering system
Perfect resale opportunity