Akses Air Minum Desa Jambeyan, Langkah Awal Konservasi Air dan Kemandirian Desa

NEWS

Sragen-Inspirasiline.cim. Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Sragen Bersama Yayasan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Surakarta Dan Yayasan Coca-Cola Meresmikan Jaringan Akses Air Minum Di Sendang Selo Penangkep Yang Terletak Di Dusun Betong, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo Pada Kamis (6/11/2025).

Program Ini Merupakan Bagian Dari Upaya Mewujudkan Akses Air Minum Yang Aman Dan Berkelanjutan  Bagi Masyarakat Yang Belum Terjangkau Jaringan PDAM, Sekaligus Mendukung Visi Nasional Menyediakan 100 Persen Kebutuhan Air Bersih.

Ketua Yayasan LPTP, Sumino, Menjelaskan Desa Jambeyan Dipilih Karena PDAM Belum Terlayani Namun Memiliki Potensi Sumber Air Yang Baik Untuk Dimanfaatkan Masyarakat. Ia Menyebut, Pembangunan Jaringan Sepanjang 1.032 Meter Telah Mengalirkan Udara Ke 53 Sambungan Jumah Tangga Dengan 174 Penerima Manfa’at.

“Inisiatif Yang Bisa Ditindaklanjuti X an Dikembangkan, Termasuk Konservasi Sumber Mata Air Agar Tetap Terawat Dan Terjaga,” Ujarnya.

Selain Membangun Infrastruktur, Ia Juga Melakukan Pendampingan Dalam Penguatan Kelembagaan, Penyusunan SOP Pengelolaan, Serta Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dan Sampah Rumah Tangga.

Sementara Itu, Perwakilan Yayasan Coca-Cola, Agus Priyono, Menekankan Pentingnya Kepedulian Masyarakat Untuk Terus Menjaga Kelestarian Sumber Air. Ia Menilai, Permasalahan Udara Di Indonesia Sering Muncul Akibat Rendahnya Kesadaran Dalam Merawat Lingkungan.

“Saya Titip Kepada Bapak-Ibu Supaya Sendang Dirawat Agar Distribusi Udara Dapat Meningkat Ke Seluruh Warga, Bahkan Dapat Dikembangkan Untuk Ekspansi Usaha Air,” Tuturnya.

Menambah Hal Itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas Menyampaikan Apresiasinya Atas Kolaborasi Antara, LPTP, Dan Yayasan Coca-Cola Yang Mampu Menghadirkan Solusi Konkret Bagi Kebutuhan Air Bersih Di Desa. Ia Menyebut, Capaian Nasional Akses Air Bersih Baru Mencapai 89%. Sehingga Langkah Di Jambeyan Menjadi Contoh Nyata Sinergi Pemerintah, Pihak Swasta, Dan Masyarakat Dalam Upaya Penyediaan Air Layak Minum.

“Air Yang Melimpah Di Jambeyan Ini Harus Dijaga Dan Dirawat Dengan Serius. Ke Depan, Sumber Ini Bisa Kita Gunakan Daya Gunakan Untuk Produksi Air Minum Kemasan Yang Dikelola BUMDes Agar Menghasilkan Pendapatan Bagi Masyarakat,” Terang Bupati Sigit Pamungkas Optimistis.

Dari Sisi Pemerintah Desa, Kepala Desa Jambeyan, Hartana, Turut Menyampaikan Apresiasinya Atas Dukungan Berbagai Pihak Dalam Mewujudkan Akses Air Bersih Bagi Warganya. Ia Menyetujui Komitmen Pemerintah Desa Untuk Menjaga Penghentian Pengelolaan Sumber Air Tersebut.

“Kami Akan Terus Mengembangkan Jaringan Hingga Mencakup Seluruh RT Dan Memastikan Sendang Ini Memberi Manfa’at Ekonomi Bagi Warga,” Ujarnya.

Antusiasme Warga Pun Terlihat Dalam Acara Peresmian Tersebut. Salah Satu Penerima Manfa’at, Siti Aisyah Indah Nur Hayati Dari RT 4 Betong, Mengungkapkan Harapannya Agar Pemerintah Terus Mengembangkan Potensi Sendang Yang Mampu Memberi Nilai Tambah Bagi Perekonomian Desa.

“Kami Berharap Sumber Air Ini Bisa Dikembangkan Lebih Lanjut, Misalnya Dibuatkan Tampungan Untuk Dijual, Atau Bahkan Menjadi Daya Tarik Wisata Desa Agar UMKM di sini bisa lebih maju,” ucapnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *