Cegah Banjir, Polres Grobogan Bersama Mahasiswa dan Perhutani Reboisasi Hutan

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Polres Grobogan bersama Perhutani dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar kegiatan reboisasi di Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) Desa Lebengjumuk dan lahan Perhutani di Desa Lebak Kecamatan Grobogan, pada Selasa (18/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto ini, mengusung tema Kolektif Bersama Masyarakat Menuju Grobogan Hijau, dan menjadi langkah kolaboratif untuk memulihkan tutupan hutan yang saat ini mulai berkurang.

Aksi ini sekaligus menggaungkan semangat bahwa menjaga kelestarian alam adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor, serta menciptakan stabilitas maupun ketertiban sosial.

AKBP Ike Yulianto mengatakan, penanaman pohon ini bukan sekadar simbol, namun juga menjadi wujud nyata Polres Grobogan untuk menjadi garda terdepan dalam merawat alam dengan keyakinan bahwa bumi yang sehat dan hijau akan memberikan timbal balik berupa kehidupan yang aman dan tenteram.

“Hari ini kami dari Polres Grobogan beserta rekan-rekan dari Perhutani dan mahasiswa melaksanakan penanaman pohon bersama dalam rangka reboisasi. Program ini merupakan ide dari rekan-rekan mahasiswa yang kemudian kita fasilitasi dan laksanakan di lahan KHDPK,” ujar Kapolres Grobogan.

Kapolres Grobogan menyebut, reboisasi ini dilakukan dengan menanam berbagai jenis pohon seperti alpukat, mangga hingga tanaman keras yang dapat menyerap air dan bertujuan untuk mencegah banjir di wilayah. Total, sebanyak 1.200 pohon ditanam di lahan tersebut.

“Ini merupakan wujud sinergitas antara Polres Grobogan, Perhutani dan rekan-rekan mahasiswa untuk menghijaukan wilayah,” imbuh AKBP Ike Yulianto.

AKBP Ike Yulianto berharap, kegiatan ini menjadi momentum menggerakkan kesadaran kolektif. Menurut pucuk pimpinan tertinggi di Polres Grobogan tersebut, lingkungan yang sehat merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Grobogan juga mengajak masyarakat untuk merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar reboisasi yang dilakukan tersebut dapat memberikan hasil nyata.

“Menanam itu mudah, merawatnya yang butuh komitmen. Kami berharap, masyarakat ikut menjaga agar reboisasi ini tidak berhenti di hari ini saja,” lanjutnya.

Kegiatan reboisasi kemudian ditutup dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa dan masyarakat. Polres Grobogan berharap, gerakan ini mampu mengembalikan kehijauan hutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi yang akan datang. (jk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *