Tegal-Inspirasiline.com. Hujan deras yang terjadi beberapa pekan lalu Di wilayah kabupaten Tegal tidak saja menerjang kawasan obyek wisata Guci tetapi berdampak pula terjadinya penumpukan sampah berupa potongan kayu yang memadati bibir pantai larangan Tegal.
Onggokan potongan kayu glondongan berasal dari hutan disekitar lereng gunung Slamet yang terbawa aliran sungai Gung.

Pantai larangan salah satu obyek wisata di Kabupaten Tegal yang setiap harinya ramai pengunjung namun beberapa pekan terakhir terlihat kumuh karena banyaknya tumpukan sampah. Melihat kondisi demikian, Bupati Tegal bersama anggota forkopinda turun langsung bebersih pantai larangan dengan melibatkan ratusan tenaga baik dari TNI/Polri para relawan, anggota RAPI. (Radio Antar Penduduk Indonesia) pelajar dan mahasiswa serta OPD.
Sebelum gerakan kebersihan dimulai diawali upacara, dipimpin oleh Bupati Tegal Ishak Maulana Rohman Jun at (13/2)2026).
Bupati Tegal dalam arahannya mengatakan. Kegiatan ini sengaja dilakukan karena diketahui bahwa pasca banjir yang melanda Kabupaten Tegal yang terdampak salah satunya adalah pantai larangan mendapat kiriman potongan kayu dari lereng gunung Slamet. Kerja bakti ini diharapkan bisa menormalkan kembali keindahan pantai larangan.

Pada pelaksanaan gerakan kebersihan peserta dibekali kantong plastik besar, waring dan kaos tangan. Setalah sampah dikumpulkan diangkut oleh truk yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup.
‘ Saya minta kepada Pokdarwis atau bimdws setempat ini bukan lapak kayu jadi tolong bareng bareng dibersihkan kalau misal masih ada yang bisa dimanfaatkan silahkan, yang penting jangan numpuk di pinggir pantai.’ Ishak menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut rakernas yang bertujuan menciptakan suasana yang bersih indah dan sehat . ‘ kebetulan pantai larangan yang menjadi ikonnya kabupaten Tegal terkena dampak banjir akhir ya kami kerahkan kekuatan masyarakat untuk bebersih. ‘ tambah Ishak.
Didepan awak media bupati minta lapisan masyarakat selalu menjaga kebersihan dimana saja berada ,..Menurutnya penangan sampah bukan tanggungjawab pemerintah saja tapi semua lapisan masyarakat harus selalu peduli dengan sampah supaya lingkungan kita tetap bersih indah dan sehat. (Biet)
