Sukoharjo Berangkatkan 574 Jamaah Calon Haji

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Tamu-tamu Alloh kabupaten Sukoharjo sebanyak 574 berpamitan dengan bupati pada Selasa (6/5/2026) di pendopo Graha Satya Praja (GSP) yang dihadiri oleh Forkopimda, wakil bupati, Sekda dan para Asisten, staf Ahli bupati, kepala OPD, Camat sekabupaten, Kepala Kementrian Haji dan Umroh, Kemenag, ketua MUI, ketua IPHI, ormas, kepala KUA sekabupaten, petugas kloter dan petugas haji daerah, dan semua calon Jemaah haji kabupaten Sukoharjo tahun 1447 H/2026.

Laporan panitia panmitan haji yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kesra Setda Sukoharjo Rujito mengatakan bahwa tahun 1447 H/2026 ini kabupaten Sukoharjo memberangkatkan 754 orang calon Jemaah haji,  yang terdiri 750 orang calon haji regular dan 4 orang petugas haji.

Lebih lanjut Rujito menambahkan dari jumlah tersebut terbagi dalam 6 kloter yaitu: kloter 33 SOC sebanyak 2 orang jamaah sudah berangkat pada (2/5) yang bergabung dengan kabupaten Demak, kloter 39 sebanyak 2 orang sudah berangkat pada (4/5) bergabung dengan kabupaten Jepara, kloter 49 sebanyak 5 jamaah berangkat pada (7/5) bergabung dengan kabupaten Pati, kloter 62 sebanyak 33 jamaan berangkat pada (12/5), kloter 63 sebanyak 356 jamaah beragkat (12/5), dan kloter 64 sebanyak 356 jamaah berangkat (12/5).  Adapun calon haji tertua ibu Miati Manio umur 88 tahun 11 bulan dari kecamatan Kartasura dan calon haji termuda Maisa Ira Naas Zahra  umur 21 tahun 7 bulan dari kecamatan Baki.

Pamitan calon haji yang diwakili oleh Ahmad Hafidh yang juga sebagai petugas haji daerah pada intinya mohon doa restu kepada ibu bupati dan jajarannya agar calon Jemaah haji yang akan berangkat ini nantinya bisa lancar dalam perjalanan, lancar dalam menjalankan rukun, sunah, dan wajib haji dengan baik, berangkat dan pulang masih utuh sebanyak tersebut diatas dan bisa menjadi haji dan hajah yang mabrur, aamiin.

Ahmad Hafidh menyampaikan jamaah yang beresiko tinggi harus sudah disiapkan dari sekarang, bahkan jamaah yang kira-kira jalannya sudah berat sudah harus disiapkan sejak sekarang memakai kursi roda dan harus ada pendamping yang sudah menandata tangani surat pernyataan bermaterai, sehingga tidak ada lagi jamaah yang terlantar. Jamaah calon haji sekarang persyaratannya sangat ketat Pemerintah Arab Saudi worning sangat keras jangan kirim jenazah ke negara kami, maka kami sudah sisir istitoah, kelayakan terbang juga sangat ketat, setelah itu dengan pendampingan juga tim kesehatan berlapis, ditingkat kloter ada 2 orang tim petugas kesehatan.

Sementara itu bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para jamaah calon haji yang tahun ini sudah dipanggil ke Baitulloh untuk menjalankan rukun Islam yang ke-5, pesannya tolong jaga kesehatan masing-masing, selalu bergabunglah dengan rombongan jangan sampai memisahkan diri  hal itu akan menyusahkan diri sendiri.

Lanjut Etik kami pemerintah kabupaten Sukoharjo memberikan jaket merah yang mempunyai makna sangat besar,  disana nanti berjuta-juta orang kalau dari kejauhan sudah kelihatan merah-merah o itu rombongan saya dari Sukoharjo sehingga membuat ayem merasa ketemu saudaranya, tolong jaket merah itu dipakai terus agar mudah dititeni dengan sesama jamaah lainnya asal Sukoharjo.

Selain itu bupati juga memberikan lauk pauk, yang berupa abon, srundeng, klengkang, sambel kacang itu akan sangat bermanfaat saat sampai disana sebelum ada catering itu bisa dimanfaatkan untuk lauk dulu, kalau mencari seperti itu disana tidak ada, maaf jangan dipandang bentuknya akan tetapi walau sekecil itu manfaatnya lebih besar, insyaalloh , terang bupati Etik. (prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *