Sragen-Inspirasiline.com. Wakil Bupati Sragen Sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sragen, Meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sine 03 Di Kecamatan Sragen, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sragen dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menciptakan Generasi Sehat Dan Berkualitas.
Sementara itu, Ketua Yayasan, Agus Heryawan Effendi menjelaskan bahwa keberadaan dapur MBG menjadi jembatan kolaborasi antara Pemerintah, Dunia Usaha, Dan Masyarakat.
“Sebagai Mitra Dan Yayasan dalam program ini, kami melihat dapur MBG sebagai jembatan kolaborasi. Pemerintah memberikan fasilitas dan kebijakan, dunia usaha memberikan dukungan, dan masyarakat bisa saling mengawasi serta terlibat,” Ungkapnya.
Pihak Yayasan juga berkomitmen menjaga kualitas layanan dapur MBG, mulai dari Standar Gizi hingga pengelolaan yang transparan dan akuntabel.
“Kami berkomitmen menjaga standar Gizi setiap porsi makanan yang keluar dari MBG ini, bekerja secara transparan dan akuntabel, serta membangun kemitraan dengan UMKM dan masyarakat sekitar agar program ini turut menggerakkan ekonomi warga,” Katanya.
Menurutnya, dapur MBG Sine 03 ditargetkan mulai berjalan penuh pada 25 Mei 2026. Seluruh kelengkapan operasional juga terus dipersiapkan sambil membuka ruang evaluasi untuk penyempurnaan program.
Dalam sambutannya, Wabup H. Suroto menyampaikan rasa syukur atas berdirinya dapur MBG tersebut. Menurutnya, keberadaan dapur SPPG bukan sekadar fasilitas memasak, tetapi menjadi pondasi penting bagi masa depan Anak-Anak Indonesia.
“Puji syukur, peresmian dapur MBG ini merupakan penghubung yang penting. Ini bukan sekadar membangun tempat masak, melainkan membangun pondasi bagi masa depan. Program ini berjalan dengan komitmen bersama untuk meningkatkan Gizi Masyarakat, menurunkan angka Stunting, dan memastikan Anak-Anak kita, khususnya di lingkungan Desa Sine, Kecamatan Sragen, mendapat asupan makanan sehat dan berkualitas,” Ujarnya.
Ia menegaskan, dapur SPPG akan memastikan makanan yang disajikan memenuhi Standar Gizi Seimbang Dan Higienis.
“Kita ingin memastikan Anak-Anak Sekolah kita tumbuh menjadi Generasi yang kuat dan cerdas dalam mendukung terbentuknya Generasi Emas Indonesia Tahun 2045,” Katanya.
Wabup H. Suroto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk Yayasan Mitra Dan Masyarakat setempat yang telah bergotong royong hingga dapur tersebut siap beroperasi.
“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak Yayasan Mitra Dan Warga setempat yang telah bekerja keras dan bergotong royong sehingga dapur ini siap beroperasi. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati niat baik kita,” Imbuhnya.
Wabup juga menekankan pentingnya Sinergi Dan Gotong Royong dalam menjaga ketersediaan bahan baku dapur MBG. Ia mengimbau para Mitra Penyalur, Kepala Desa, Dan Masyarakat agar memastikan pasokan Beras, Ayam, Telur, Buah, Dan Sayur tetap tersedia sehingga operasional SPPG berjalan lancar.
Ia menambahkan, program makan bergizi gratis bukan hal baru di Dunia. Sedikitnya 77 Negara telah menjalankan program serupa, termasuk Jepang yang dinilai sukses menerapkannya lebih dahulu.
“Karena itu Kabupaten Sragen harus mampu mengejar dan mengoptimalkan pelaksanaan program ini,” Tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sragen bersama Satgas MBG, lanjutnya, akan terus mendorong percepatan pembangunan Titik-Titik MBG di Seluruh Wilayah Kabupaten Sragen. Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait penentuan lokasi MBG, Wabup H. Suroto menegaskan dirinya bukan pihak yang menentukan Titik Pembangunan.
“Tugas saya sebagai Ketua Satgas MBG adalah melakukan Monitoring Dan Memastikan program berjalan dengan baik,” Tandasnya.
Untuk itu, Ia juga membuka Ruang Pengaduan bagi masyarakat apabila terdapat kendala maupun keluhan terkait pelaksanaan program MBG.
“Jika ada keluhan terkait program makan bergizi gratis, Silakan sampaikan kepada kami selaku Ketua Satgas MBG,” Pungkasnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
