Siapkan Kunjungan Sri Sultan HB X, Bupati Sigit Pamungkas Tinjau Sejumlah Petilasan Mangkubumi

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, meninjau sejumlah situs bersejarah yang akan menjadi destinasi kunjungan Muhibah Budaya Yogyakarta 2026 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X, Senin (6/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus memperkuat pelestarian warisan sejarah yang menjadi bagian penting perjalanan berdirinya Kabupaten Sragen.

Empat lokasi yang dikunjungi meliputi Pendopo Petilasan Mangkubumi di Desa Pandak dan Goa Mangkubumi di Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Petilasan Sentono di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, serta Sendang Sumberan di Desa Japoh, Kecamatan Jenar.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Goa Mangkubumi di Desa Gebang. Situs tersebut diyakini menjadi salah satu tempat persinggahan Pangeran Mangkubumi sebelum kelak dinobatkan sebagai Sri Sultan Hamengkubuwono I, pendiri Keraton Yogyakarta.

Saat meninjau lokasi, Bupati Sigit Pamungkas  menjelaskan Goa Mangkubumi memiliki nilai sejarah yang tinggi karena terbagi menjadi tiga kawasan dengan fungsi yang berbeda pada masa perjuangan.

“Hari ini saya berada di Desa Gebang, tepatnya di Petilasan Mangkubumi yang kemudian menjadi Sri Sultan Hamengkubuwono I, pendiri Keraton Yogyakarta,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan Goa Mangkubumi terdiri atas tiga zona, yakni area yang dahulu digunakan sebagai markas, tempat tinggal, dan beristirahat para pejuang, kemudian goa yang digunakan Pangeran Mangkubumi untuk bersemedi, serta kompleks makam para pengikut Pangeran Mangkubumi yang gugur dalam perjuangan melawan penjajah Belanda.

“Goa Mangkubumi memiliki tiga zona, yaitu markas tempat istirahat dan tinggal, goa untuk semedi atau menenangkan diri, serta kompleks makam para pengikut Pangeran Mangkubumi yang saat itu berjuang melawan Belanda,” jelasnya.

Bupati berharap keberadaan situs-situs bersejarah tersebut semakin dikenal masyarakat dan menjadi tujuan wisata edukasi sejarah di Kabupaten Sragen.

“Tempatnya asri dan nyaman. Warga Sragen maupun masyarakat luar dapat menapaktilasi jejak perjuangan Pangeran Mangkubumi di Kabupaten Sragen, khususnya di Desa Gebang,” tuturnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Muhibah Budaya Yogyakarta 2026 yang akan menghadirkan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat ikatan sejarah antara Sragen dan Kesultanan Yogyakarta sekaligus mendorong pelestarian situs-situs bersejarah sebagai aset budaya dan destinasi wisata edukatif. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *