GROBOGAN (inspirasiline.com) Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan memperkuat koordinasi pengamanan kawasan hutan, jajaran Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa, KPH Purwodadi, KPH Gundih dan KPH Semarang menggelar kegiatan koordinasi dan silaturahmi dengan Kepala Polres Grobogan, Rabu (22/07/2026).
Sinergi antara Perhutani dan Kepolisian memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pengelolaan hutan yang aman dan lestari. Selain mempererat sinergi kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi perkenalan dan penyampaian ucapan selamat bertugas kepada Kapolres Grobogan yang baru dilantik pada Juni 2026.


Kegiatan silaturahmi di kantor Polres Grobogan dilaksanakan sebagai bentuk penguatan kerja sama antara Perhutani dan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya dalam menjaga keamanan hutan, mendukung ketahanan wilayah, serta membangun komunikasi yang harmonis antar instansi di wilayah kerja kabupaten Grobogan.
Rombongan para Administratur KPH dan Wakil Administratur diterima langsung oleh Kapolres Grobogan, AKBP Endhie Pratama, S.I.K., M.M., di Markas Polres Grobogan.
Kapolres Grobogan, AKBP Endhie Pratama, S.I.K., M.M. menyambut baik kunjungan Administratur Perhutani bersama jajarannya. Ia menyampaikan apresiasi Perhutani dalam memperkuat koordinasi serta menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya pengamanan dan kelestarian hutan di wilayah Grobogan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari jajaran Perhutani. Kepolisian siap mendukung penuh upaya Perhutani dalam menjaga keamanan hutan dan ketertiban wilayah. Sinergi ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, lestari, serta memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Endhie Pratama.
Administratur KPH Telawa, Titus Aryanto, menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekitar hutan.
“Sinergi Perhutani dan Kepolisian bukan hanya sebatas pengamanan hutan, tetapi juga mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat desa hutan. Melalui komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak awal,” jelas Titus Aryanto.
Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap hubungan kelembagaan dengan Kepolisian semakin solid, komunikasi semakin terbuka, dan kolaborasi di lapangan semakin efektif dalam mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta ketahanan wilayah di Kabupaten Grobogan. (jk/W3P)
