WONOGIRI (inspirasiline.com)Langit cerah udara sedikit dingin, mentari memancarkan sinar terang mengantarkan panitia dan peserta upacara menuju lapangan sepak bola Krida Mandala Kecamatan Baturetno, Wonogiri, untuk mengikuti kegiatan upacara bendera memperingati HUT ke – 81 Republik Indonesia.
Ratusan peserta upacara memasuki lapangan upacara secara bergilir, berbaris teratur menempati posisi masing – masing membentuk barisan angka re, mengenakan seragam sekolah serta atribut organisasi masing – masing.

Para undangan datang sejak awal duduk tempat yang telah disediakan oleh panitia menghadap arah matahari terbit. Hadir pada acara tersebut, forkopimcam Baturetno, anggota DPRD Kab.Wonogiri, ( Lutfi Angga Pradana ), rohaniwan, para kepala desa beserta istri se – Kecamatan Baturetno, Purnawirawan, PWRI, serta tamu undangan lainnya.

Pinggir lapangan kelihatan semilak, para penjaja makanan, bakul asongan, penjual mainan, diberikan tempat khusus di pinggir jalan. Masing masing sudut lapangan Krida Mandala Baturetno dilengkapi mobil ambulan untuk berjaga memberikan pertolongan kepada para peserta upacara jika dirasa kondisi kurang sehat.


Tim kesehatan dipimpin dr.Sustiyadi,M.Kes, Kepala Puskesmas 1 Baturetno, sebagai panitia bidang kesehatan.

Tak hanya itu, sejak pagi petugas pengaman jalan dan pengatur lalu lintas semua siap di posisi masing masing. Situasi lalu lintas kelihatan lancar, terkendali, dengan sistem mengalihkan jalur lalu lintas. Untuk sementara waktu arus lalu lintas dialihkan untuk melewati jalan kampung.

Tak ketinggalan petugas pengaman dari Koramil, Polsek , beserta LAJR Kecamatan Baturetno, dibantu tim lain bekerja keras menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan upacara bendera.

Untuk lebih menjaga ketertiban saat pelaksanaan upacara bendera berlangsung, para jurnalis, juru foto, pengendali dron, diberikan tempat khusus disebelah utara untuk mengambil gambar atau mendokumentasikan momen upacara bendera bersejarah dari pinggir lapangan, dengan tujuan agar jalannya upacara lebih tertib dan khidmat.
Sebelum acara pelaksanaan upacara bendera dimulai, wartawan dari berbagai media, para kameramen, dan pengendali drone, diizinkan untuk mengambil gambar dari jarak dekat masuk ke tengah lapangan secara leluasa.
Selama menunggu pelaksanaan upacara bendera, tamu undangan dan penonton dihibur tampilan musik band dari seniman putra putri Kecamatan Baturetno.

Para vokalis mengalunkan lagu – lagu bernuansa perjuangan, sesekali terdengar suara merdu dari grup paduan suara SMP Negeri 1 Baturetno, dipimpin (Mas Budi dkk) serta musik Angklung dari SD Kanisius Jamprit, Belikirip, pimpinan (Istantini, S.Pd.).
Mentari setinggi penggalah lapangan upacara Krida Mandala Baturetno disemarakkan dengan atraksi seni yel – yel dari masing – masing kelompok peserta upacara.
Indah, meriah, menghibur. Gerakan lincah, lucu, semangat, tingkah bebas namun tetap tertib dan santun.
Secara garis besar yel – yel dari peserta menggelorakan semangat perjuangan 45, slogan sekolah, serta, menampilkan teatrikal, yang semuanya kelihatan telah dipersiapkan secara matang dari kelompok masing – masing. Untuk lebih menarik perhatian penonton, ada salah satu regu peserta yel yang membuat atraksi berjoged sopan, gerak atraktif didukung dengan hembusan asap membentuk “Naga Pasa” menyemburkan kabut pekat warna abu – abu, lidah api warna merah tembaga, menambah indahnya panorama arena upacara.
Kurang lebih pukul 9.15 (Cundoko, M.Pd.) sebagai korlap memberikan isyarat kepada pembawa acara, bahwa upacara bendera peringatan HUT Ke – 81 Republik Indonesia siap dimulai. Sebagai pembina upacara Camat Baturetno (Hery Indrastiyono, S.STP).
Seluruh awak panitia, dan petugas upacara, siap melaksanakan tugas sesuai bidang masing – masing.
Secara keseluruhan pelaksanaan upacara bendera berjalan lancar, sukses, tanpa aral. Petugas Paskibra Kec.Baturetno berhasil mengibarkan Sang Merah Putih di ujung tiang dengan selamat. Menurut pengamatan awak media Inspirasiline.com dan beberapa masyarakat yang sempat kami wawancarai, kebanyakan mengatakan ” pelaksanaan upacara bendera bagus Mas. Lebih tertib, khidmat, sukses dan meriah ” ujarnya kepada nyamuk pers inspirasiline.com.
Usai upacara bendera, para penonton disuguhi hiburan berupa lomba divile dari masing – masing peserta upacara.
Kegiatan mengambil rute dari jalan selatan lapangan, mengarah ke utara. Para peserta beradu kemampuan bidang baris – berbaris, semangat, serta kedisiplinan.
Sebagai penutup acara, diberikan kesempatan foto bersama baik panitia upacara, forkopimcam atau penonton umum.
Suasana sangat meriah, kegiatan tersebut memberikan dampak positif kepada para penjaja asongan, bakul makanan, minuman, dan mainan anak – anak. Dengan adanya kegiatan tersebut, para penjaja asongan ikut kebagian rezeki, mendulang cuan dari hasil jualan. ( SK/17).
