GROBOGAN (inspirasiline.com) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan siap mensukseskan dan menyemarakkan gelaran Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah yang akan melintasi wilayah Kabupaten Grobogan pada 1–2 September 2026. Menyambut kegiatan bergengsi tersebut, Kwarcab Grobogan menggelar serangkaian aksi bakti masyarakat untuk membantu warga terdampak musim kemarau.
Sebagai langkah awal, pada Selasa (25/8/2026), Kwarcab Grobogan telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 85.000 liter kepada masyarakat yang membutuhkan di sepanjang jalur lintasan ETK.


Ketua Panitia Kegiatan, Lusia Indah Arthani, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian nyata Gerakan Pramuka terhadap kondisi masyarakat setempat yang saat ini sedang mengalami kesulitan akibat musim kering.
”Bakti masyarakat ini adalah bukti bahwa Pramuka hadir untuk bergerak bersama meringankan beban warga Grobogan. Hari ini kami menyalurkan 85.000 liter air bersih, khususnya untuk saudara-saudara kita di wilayah Kecamatan Gabus, Pandanharum, Kradenan, dan Pulokulon. Semoga setitik bakti ini dapat memberi manfaat nyata,” ujar sosok yang akrab disapa Kak Lusi tersebut.

Aksi kemanusiaan ini terwujud atas sinergi dan kolaborasi Kwarcab Grobogan bersama berbagai pihak pendukung, antara lain PT BPR BKK Purwodadi, Bank Jateng, PMI Kabupaten Grobogan, BPBD Kabupaten Grobogan, serta jajaran relawan.

Rencana Rute Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 di Grobogan Pasukan ETK Kwarda Jawa Tengah dijadwalkan masuk ke wilayah Kwarcab Grobogan setelah serah terima dari Kwarcab Blora pada Selasa, 1 September 2026.

Titik Awal dan Persemayaman (1 September 2026): Rombongan ETK masuk melalui Desa Pelem, Kecamatan Gabus, dan bermalam di SMAN 1 Gabus.
Perjalanan Lanjutan (2 September 2026): Tunas kelapa diarak melintasi rute Kecamatan Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, hingga Godong, sebelum diserahterimakan ke jajaran Kwarcab Demak.
Mengingat potensi kepadatan arus lalu lintas selama pergerakan pasukan estafet di sepanjang rute tersebut, panitia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan dapat memilih jalur alternatif selama kegiatan berlangsung. (jk/har)
