RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Dan UII Kolaborasi Buka PPDS Patologi Klinik

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com)  RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Secara Resmi Membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Patologi Klinik Yang Bekerja Sama Dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Di Aula Asoka RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (24/8/2026).

Pembukaan PPDS Patologi Klinik menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran RSUD dr. Soehadi Prijonegoro sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Indonesia. Pada tahap awal, program tersebut telah diikuti oleh Tiga Mahasiswa.

Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Iin Dwi Yuliarti, mengatakan pembukaan PPDS Patologi Klinik merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan rumah sakit untuk terus memperkuat peran di bidang pendidikan dan penelitian.

“Pembukaan Hari Ini merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan rumah sakit sebagai rumah sakit yang terus kuat dalam pendidikan dan penelitian,” ujarnya.

Menurutnya, patologi klinik memiliki posisi strategis dalam pelayanan kesehatan modern. Pemeriksaan laboratorium yang akurat, cepat, dan dapat dipercaya menjadi bagian penting dalam membantu proses diagnosis dan penanganan pasien.

“Ini merupakan investasi bagi pelayanan kesehatan masyarakat Sragen. Untuk mewujudkannya membutuhkan ekosistem yang kuat, diperlukan SDM yang kompeten dan pendidikan yang bermutu,” katanya.

Iin berharap dukungan terhadap RSUD dr. Soehadi Prijonegoro sebagai institusi kesehatan dan pendidikan dapat terus berkelanjutan sehingga keberadaan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UII, Umatul Khoiriyah, menyampaikan PPDS Patologi Klinik merupakan program yang sangat strategis mengingat Indonesia masih menghadapi kekurangan tenaga dokter spesialis patologi klinik.

“PPDS Patologi Klinik ini sangat krusial dan strategis. Di Indonesia sendiri masih kekurangan tenaga PPDS Patologi Klinik,” tuturnya.

Ia berharap para peserta PPDS nantinya mampu berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Indonesia. Dokter yang dihasilkan, lanjutnya, diharapkan memiliki kompetensi, profesionalitas, kemampuan adaptasi, integritas, serta akhlak mulia.

Kepada para peserta PPDS, Umatul berpesan agar menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga etika, serta membawa nama baik institusi selama menjalani proses pendidikan.

“Semoga kolaborasi ini terus terjaga ke depan dan semoga Tuhan meridhoi setiap langkah kita,” katanya.

Hal senada disampaikan Rektor UII, Hari Purnomo. Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan nasional sehingga pengembangan program PPDS perlu terus didorong.

“Kebutuhan dokter spesialis di Indonesia menjadi tantangan. PPDS didorong untuk terus dikembangkan sehingga kami dari UII terus berupaya untuk mengembangkan,” ungkapnya.

Hari menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sragen dan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa UII untuk menjalani pendidikan dan praktik klinis.

Ia berharap kerja sama antara UII dan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro tidak berhenti pada penyelenggaraan PPDS, tetapi dapat berkembang ke bidang lainnya.

“Kami berharap PPDS ini tumbuh kuat keilmuan, teguh dalam integritas, produktif dalam riset, dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyambut baik dibukanya PPDS Patologi Klinik sebagai capaian sekaligus kebanggaan bagi Kabupaten Sragen. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus menjadi Perhatian Pemerintah, termasuk dalam penyediaan fasilitas dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan.

“Kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan sehingga fasilitasi di dunia kesehatan harus diprioritaskan pemerintah,” katanya.

Bupati Sigit Pamungkas  menyebut Kabupaten Sragen saat ini memiliki Tiga Rumah Sakit yang diharapkan dapat terus diperkuat melalui dukungan dan kolaborasi dengan Perguruan Tinggi.

“Di Sragen ada Tiga Rumah Sakit. Tentu kami sangat senang jika dari UII atau Universitas lain bisa mensupport Rumah Sakit-Rumah Sakit di Sragen,” ujarnya.

Menurutnya, kepercayaan UII untuk bekerja sama dengan RSUD dr. Soehadi Prijonegoro dalam membuka PPDS Patologi Klinik merupakan sebuah capaian penting. Pemkab Sragen, kata Bupati Sigit Pamungkas, terbuka terhadap kerja sama yang lebih luas antara Perguruan Tinggi Dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Program PPDS ini adalah sebuah capaian dan kebanggaan bagi kami karena dipercaya untuk bekerja sama dengan UII membuka PPDS. Kami membuka diri terhadap kerja sama lain yang lebih luas yang menjadikan sinergi antara Perguruan Tinggi Dan Pengambilan Kebijakan Di Pemerintahan,” jelasnya.

Dirinya berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sragen.

“Harapan kita semoga Dunia Pendidikan Dan Praktik Layanan Kesehatan Di Kabupaten Sragen semakin maju berkat dukungan UII,” pungkasnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *