SRAGEN (inspirasiline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengajak seluruh Aparatur untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam pengamanan Data Pemerintahan. Hal tersebut disampaikan dalam Apel Rutin Pegawai Pemkab Sragen Di Halaman Kantor Terpadu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sragen, Senin (24/8/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen, Dwiyanto, mengatakan sejumlah bencana yang terjadi di berbagai daerah menjadi mengingatkan pentingnya solidaritas dan kepedulian bersama.
“Terkait dengan kondisi di negara kita, ada beberapa bencana. Oleh karena itu ,Pemkab Sragen sudah membuka donasi. Monggo kami mengajak untuk menyisihkan Rezekinya membantu saudara kita yang terkena bencana di NTT,” ujarnya.

Selain kepedulian sosial, Dwiyanto menilai berbagai peristiwa bencana juga memberikan pembelajaran bagi penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam menghadapi era pemerintahan digital.
Menurutnya, Pemerintah Daerah perlu memiliki sistem pengamanan data yang baik, baik terhadap data dan arsip secara fisik maupun data elektronik yang tersimpan dalam server .

“Dari beberapa bencana itu ada hikmah terkait Pemerintahan Digital. Kita harus pandai-pandai mengamankan data, baik secara fisik, data di kantor maupun arsip, maupun logika atau elektronik, yaitu Data Server ,” jelasnya.

Ia mencontohkan, bencana banjir yang menerjang sejumlah Fasilitas Pemerintah dapat menyebabkan potensi kerusakan bahkan kehilangan dokumen dan data apabila tidak memiliki sistem pengamanan dan pencadangan yang memadai.

“Contohnya banjir di Aceh menimpa Kantor Bupati sehingga datanya hilang. Sehebat-hebatnya kita masih ada kekurangan, sehingga tidak ada jeleknya untuk mengamankan data,” katanya.
Dwiyanto menegaskan, keamanan data perlu menjadi perhatian bersama seiring dengan semakin berkembangnya penerapan pemerintahan digital. Pengamanan tidak hanya dilakukan terhadap perangkat dan server , tetapi juga memastikan dokumen serta arsip pemerintahan memiliki salinan dan sistem penyimpanan yang aman. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
