GROBOGAN (inspirasiline.com) Dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan semakin dirasakan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus menggencarkan distribusi air bersih ke desa-desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya PMI Grobogan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering dan kebutuhan air bersih semakin meningkat.
Distribusi air bersih tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Grobogan Nomor 100.3.3.2/418/2026 tanggal 30 April 2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Grobogan.

Hingga pelaksanaan kegiatan saat ini, PMI Kabupaten Grobogan telah mendistribusikan sebanyak 960.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
Air bersih tersebut telah dimanfaatkan oleh 29.824 jiwa, yang terdiri dari:
• Laki-laki: 14.084 jiwa
• Perempuan: 15.440 jiwa
• Jumlah Kepala Keluarga: 8.737 KK
• 14 Kecamatan
• 71 Desa
Untuk mendukung kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan mengerahkan 2 unit truk tangki air bersih, masing-masing memiliki kapasitas 5.000 liter. Armada tersebut secara bersamaan digunakan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Kegiatan distribusi air bersih ini dipimpin dan dikoordinasikan oleh jajaran PMI Kabupaten Grobogan, di bawah arahan Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Dr. Ir. Mohamad Sumarsono, M.Si, bersama Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan, Djasman, S.Pd.
“Kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan tentu menjadi perhatian kita bersama. PMI Kabupaten Grobogan akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.”, ujarnya. Rabu (9/9/2026).
Sampai saat ini, PMI telah mendistribusikan 960.000 liter air bersih kepada 29.824 jiwa atau 8.737 kepala keluarga. Ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen PMI untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait agar distribusi air bersih dapat dilakukan secara tepat sasaran. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.” Jelas Sumarsono.
Tim di lapangan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan air bersih dapat disalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
PMI Grobogan berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Selanjutnya PMI Grobogan akan terus berkomitmen membantu Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam menyalurkan Air Bersih , dan akan terus dilakukan sesuai kondisi dilapangan, tambah Gesit Kristyawan Kasi di PMI setempat.
Bagi PMI, setiap tetes air sangat berarti. Di tengah musim kekeringan, hadir membantu, berbagi air, dan menjaga kehidupan masyarakat menjadi bagian dari pengabdian kemanusiaan. (jk/Ag)
