Ekspor Perdana ke Sri Lanka, Usaha Binaan BPKJ UNDIP Kirim 19,56 Ton Teri Jengki

NEWS

JEPARA (inspirasiline.com) – Komitmen Badan Pengelola Kampus Jepara (BPKJ) Universitas Diponegoro (UNDIP) dalam mendorong usaha binaan naik kelas dan menembus pasar internasional membuahkan hasil. CV Karimun Mina Sejahtera (KMS), usaha binaan dalam ekosistem inkubasi bisnis BPKJ UNDIP, melakukan ekspor perdana ke Sri Lanka berupa 19.560 kilogram atau 19,56 ton teri jengki, Jumat (11/9/2026).

Komoditas perikanan tersebut dikirim dari Jepara, Jawa Tengah, menuju Sri Lanka. Ekspor ini menjadi momentum penting bagi CV Karimun Mina Sejahtera untuk memperluas pasar produk hasil perikanan sekaligus memperkuat daya saing usaha di tingkat internasional.

Proses ekspor perdana kepada R.G. Wilson Stores (PVT) LTD selaku importir turut disaksikan Kepala BPKJ UNDIP Nyoman Widiasa dan Wakil Kepala BPKJ UNDIP Agus Subagyo. Hadir pula Direktur CV Karimun Mina Sejahtera Dwi Daruma bersama tim yang terlibat dalam proses pengiriman.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu wujud nyata peran BPKJ UNDIP dalam membangun dan memperkuat ekosistem inkubasi bisnis. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga diarahkan untuk membuka akses pasar dan menciptakan peluang bisnis yang berkelanjutan.

Pengiriman 19,56 ton teri jengki menunjukkan bahwa produk hasil perikanan dari wilayah pesisir Jepara memiliki peluang untuk bersaing di pasar global. Produk lokal tersebut kini tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi mulai menjangkau konsumen internasional.

Bagi BPKJ UNDIP, capaian CV Karimun Mina Sejahtera menjadi bukti bahwa keberadaan kampus di daerah dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal. Kontribusi itu diwujudkan melalui penguatan usaha, pendampingan inkubasi, serta perluasan jejaring bisnis.

Sementara bagi CV Karimun Mina Sejahtera, ekspor perdana ke Sri Lanka menjadi langkah strategis untuk membuka pasar baru. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi produk teri jengki Indonesia dalam rantai perdagangan komoditas perikanan internasional.

Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari perjalanan BPKJ UNDIP untuk terus menghadirkan usaha binaan yang mampu tumbuh, mandiri, dan berdaya saing global.

Dari Jepara, sebanyak 19,56 ton teri jengki berangkat menuju Sri Lanka. Dari proses inkubasi BPKJ UNDIP, produk lokal melangkah menuju pasar dunia.(*)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *