Wabup H. Suroto Dorong Peran Desa Dalam Digitalisasi Perlinsos

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com) Pemerintah terus berupaya mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, transparan, dan inklusif melalui transformasi digital Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Wakil Bupati Sragen H. Suroto  memperkuat upaya tersebut melalui dialog langsung dengan perangkat Desa Bumiaji, Gondang, Glonggong, dan Tunggul, Kecamatan Gondang, Senin (19/10/2026).

Dialog ini menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman perangkat desa sekaligus menggali persoalan di lapangan, mulai dari ketimpangan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan hingga kendala penyaluran bantuan sosial.

Menurut H. Suroto, sosialisasi Perlinsos Digital perlu melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, RT/RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga karang taruna. Keterlibatan mereka penting untuk memperluas pemahaman dan membantu memastikan masyarakat yang berhak memperoleh perlindungan sosial tidak terlewatkan.

“Harapan kami, Perlinsos Digital dapat menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat melalui bantuan yang adil dan tepat sasaran. Pemerintah desa sebagai garda terdepan harus ikut memperjuangkan hak masyarakat yang tertinggal,” ujar H. Suroto.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sragen, Heru Prasetyo, mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan teknologi informasi untuk turut membantu warga yang mengalami keterbatasan akses digital. Peran tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi dan membantu masyarakat mengakses layanan perlindungan sosial.

“Kami mengimbau masyarakat yang mampu memanfaatkan teknologi informasi agar bersedia menjadi agen aktif dan membantu warga di sekitarnya yang mengalami keterbatasan,” kata Heru.

Kepala Desa Tunggul, Suntoro menyambut dialog tersebut sebagai kesempatan bagi pemerintah desa untuk menyampaikan persoalan warga dan mencari solusi bersama. Ia berharap Perlinsos Digital dapat membantu desa mengidentifikasi masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial sehingga warga yang selama ini belum terjangkau bisa memperoleh akses bantuan sesuai ketentuan.

“Melalui agen Perlinsos Digital, masyarakat dapat berperan aktif mengusulkan warga di sekitarnya yang membutuhkan dan berhak menerima bantuan. Harapannya, warga yang selama ini tertinggal bisa lebih terjangkau,” ujarnya. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *