Antisipasi Persepsi Negatif, Pemdes Balong Gelar Tes Tulis Perangkat Desa Secara Transparan

NEWS

Penulis: Yokanan
BLORA | inspirasiline.com

SEBANYAK 13 peserta mengikuti tes tulis pengisian Perangkat Desa (Perdes) yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Balong, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Ujian tes tulis untuk pengisian Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesejahteraan, dan Kaur Perencanaan tersebut digelar di ruang kelas SDN Balong, Senin (15/3/2021).

Kepala Desa (Kades) Balong Taat Mahmudi mengatakan, pengisian perdes tersebut berdasarkan musyawarah desa (musdes).

“Berdasarkan musdes, disepakati untuk mengisi kekosongan,” katanya kepada media ini di sela-sela ujian.

Lima jabatan perangkat desa tersebut kosong hampir lima tahun. Kinerja pemdes pun sempat terganggu. Pengisian ini, juga untuk membantu kinerja pemdes. Rata-rata peserta berusia di bawah 42 tahun.

Taat Mahmudi mengungkapkan, untuk menjaga tranparansi dan mengantisipasi persepsi negatif, panitia telah mengundi soal ujian yang akan dikerjakan. Hasil ujian langsung dikoreksi dan disaksikan oleh para peserta ujian.

“Untuk menjaga tranparansi dan mengantisipasi persepsi negatif, panitia mengundi soal ujian yang akan dikerjakan dan langsung dikoreksi, yang disaksikan oleh para peserta ujian dan langsung diumumkan di ruang ujian. Bagi nilai tertinggi akan diajukan ke kepala desa untuk menempati jabatan perangkat desa yang kosong,” jelasnya.

Taat Mahmudi berharap, pascates ini, para peserta dan semua pihak menerima hasilnya dengan jiwa besar, siapa pun yang meraih nilai tertinggi dalam tes perekrutan perdes ini.

“Dari proses awal, kami sudah terbuka dan transparan. Ya, nanti hasilnya siapa pun yang lolos lantaran nilainya tertinggi, harus kita hargai hasil itu dengan legowo. Apapun hasilnya itu,” harapnya.

Selaku kades, Taat Mahmudi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya, sehingga perekrutan perdes ini bisa berjalan dengan aman dan kondusif tahapan demi tahapan.

“Saya selaku Kades mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya yang baik dalam perekrutan perangkat desa ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, dari data yang dihimpun media ini di lokasi ujian, nilai tertinggi pada formasi Sekretaris Desa diraih oleh Teguh Mikirin, dengan nilai total 67,8. Sedangkan formasi Kaur Perencanaan diraih oleh Badriyatul Mudrikah, dengan nilai total 68,4.

Sementara untuk formasi Kasi Pemerintahan dan Kasi Kesejahteraan hanya diikuti oleh satu peserta. Formasi Kasi Pemerintahan hanya diikuti oleh Warso dan Kasi Kesejahteraan diikuti Irfan Yudhatama.

“Berapa pun nilainya, dua peserta tersebut langsung mengisi formasi masing-masing,” terang Taat Mahmudi.

Sementara, pada formasi Kaur Keuangan harus melakukan tes ulang. Sebab, dari tes pertama, dari tiga peserta, ada dua peserta yang memiliki nilai yang sama 66. Dua peserta tersebut adalah Ahmad Nur Hamid dan Mariana Dewi.

“Nilai dari kedua peserta tersebut sama, baik dari nilai tes tertulis, zonasi, pengabdian, dan pendidikan, sehingga dilakukan tes ulang untuk menentukan siapa yang akan mengisi formasi Kaur Keuangan,” terang Taat Mahmudi.

Dari tes ulang, Ahmad Nur Hamid akhirnya yang berhak mengisi formasi Kaur Keuangan, dengan total nilai 66, sedangkan Mariana Dewi hanya mampu mengumpulkan total nilai 57,6.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *