Terkait Larangan Mudik, Kapolres AKBP Yuswanto Ardi Minta Dukungan Masyarakat

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

UNTUK mengetahui ada-tidaknya pemudik di wilayah Bumi Sukowati, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi meminta dukungan masyarakat, terutama kepala desa (kades) untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

KAPOLRES Sragen AKBP Yuswanto Ardi saat memberikan sambutan.

Permintaan Kapolres itu dilontarkan saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Optimalisasi PPKM Mikro dalam rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 melalui Penundaan Mudik Hari Raya Idul Fitri di Aula Kantor Kecamatan Plupuh, Selasa (27/4/2021).

Kapolres AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, meski diadakan sekatan maksimal, tetap ada kemungkinan yang lolos.

“Yang lebih tahu masyarakat setempat. Saya minta masyarakat memberikan informasi yang benar. Kepada kepala desa, saya minta membantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tugas mencegah penyebaran Covid-19 dan memberikan laporan yang benar, ada-tidaknya warga yang mudik,” ungkapnya.

Kapolres AKBP Yuswanto Ardi juga mengharap kerja sama semua pihak, termasuk Puskesmas serta Satgas Covid-19 dan Satgas Jogo Tonggo tingkat desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk terus melakukan patroli dan mengimbau masyarakat supaya terus mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Terakhir, Kapolres AKBP Yuswanto Ardi mengapresiasi kerja Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Plupuh yang wilayahnya luas dan penduduknya banyak, tapi yang terpapar Covid-19 sedikit.

Camat Plupuh Sumarno dalam laporannya mengatakan, sampai sàat ini pemudik di wilayah Kecamatan Plupuh belum terpantau.

Sumarno juga melaporkan perkembangan Covid-19 sepanjang Januari-April 2021. Kasus Covid-19 untuk Januari mencapai 37, Februari 26, Maret 9, dan April 46 kasus.

Melihat peningkatan kasus Covid-19 pada April, Camat Sumarno meminta kepada para kades untuk segera mencairkan Dana Desa (DD) yang 8% untuk operasional Satgas Covid-19 tingkat desa supaya lebih maksimal.

Yang membanggakan, kata Sumarno, untuk Desa Jabung dan Cangkol zero atau nol kasus Covid-19.

Namun demikian, Camat Sumarno berpesan kepada Kades Jabung dan Kades Cangkol untuk tidak terlena dengan fakta zero Covid-19, justru untuk lebih mengaktifkan lagi Satgas Covid-19 dan Satgas Jogo Tonggo.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *