Bupati Sukoharjo Minta Pengurusan BPHTB Dievaluasi

NEWS

Penulis: Supriyani
SUKOHARJO | inspirasiline.com

SEJUMLAH Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) mengeluhkan rumitnya proses pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Sukoharjo.

Terkait hal itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya meminta kepada instansi terkait untuk mengevaluasi proses pengurusan BPHTB agar lebih mudah dan cepat.

BUPATI Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Keluhan proses BPHTB dari PPAT itu disampaikan saat mengikuti acara Tax Gathering PBB-P2 di Wisma Boga, Solo Baru, Selasa (24/11/2020).

“Saya sudah mendengar  jika pengurusan itu cukup lama berlangsung sekitar satu bulan, bahkan lebih. Oleh karena itu, kami meminta agar ke depan proses pengurusan itu dapat lebih mudah dan cepat,” tegas Wardoyo.

Bupati Wardoyo Wijaya menjelaskan, parameter validasi BPHTB berdasar Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Hal ini mengacu pada UU No 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Percepatan pengurusan pembayaran BPHTB dilakukan untuk mendongkrak pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) Sukoharjo,” cetusnya.

Pihaknya meminta agar pelayanan pajak daerah ditingkatkan, dengan melakukan berbagai inovasi untuk mencapai target PAD Sukoharjo.

Pembayaran Online
Semetara Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkab Sukoharjo RM Suseno Wijayanto mengungkapkan, sejak September lalu pembayaran BPHTB bisa dilakukan secara online.

“Karena masih baru, masih membutuhkan penyesuaian sumber daya manusia (SDM) maupun sarana-prasarana (sarpras) peralatan komputer dan jaringan internet,” ujar Suseno.

Dia juga memastikan akan mempercepat pengurusan pembayaran BPHTB. Karena itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan PPAT terkait pembayaran BPHTB tersebut.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *