Rusak Tertimpa Pohon Tumbang, Panggung Arena Taman Krido Anggo Dibongkar

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

DINAS Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Sragen membongkar panggung arena salah satu fasilitas dari Taman Krido Anggo.

Pembongkaran dilakukan pada bagian dinding tempat duduk yang dibangun melingkar mengelilingi panggung arena Taman Krido Anggo.

PANGGUING arena di Taman Krido Anggo yang dibongkar, setelah rusak tertimpa pohon tumbang.

Pembongkaran panggung arena itu terpaksa dilakukan, karena kondisi fasilitas umum yang biasa dipakai untuk pementasan kesenian sudah rusak akibat tertimpa batang pohon yang tumbang, beberapa waktu lalu.

Patahnya pohon itu menimpa dinding tempat duduk di sebelah selatan hingga rusak parah.

Atas dasar itu, Disperkim memilih membongkar dinding tempat duduk bagian atas pada panggung arena tersebut.

“Karena kemarin tertimpa pohon, rusak sekalian kami perbaiki. Kami perbaiki seindah mungkin. (Dinding) penutup atas kami bongkar dan rapikan,” jelas Kepala Disperkim Sragen Raden Suprawoto kepada inspirasiline.com seusai salat zuhur di Masjid Kauman (barat Taman Krido Anggo), Kamis (24/12/2020).

Selain karena sudah telanjur rusak, pembongkaran dinding tempat duduk panggung arena bagian atas tersebut merupakan masukan dari para pegiat seni di Sragen.

Mereka mengusulkan dinding itu dibongkar, agar pementasan seni pertunjukan bisa disaksikan lebih banyak pengunjung taman.

Selama ini, dinding itu dianggap sebagai penghalang pengunjung taman untuk menyaksikan setiap pementasan dari luar panggung arena.

“Harapannya, jika ada pementasan setelah pandemi sirna, bisa terekspos atau kelihatan dari luar (panggung arena),” tutur Raden Suprawoto.

Pepohonan Menjulang
Taman Kridoanggo dibangun pada 2015 atau pada masa jabatan Bupati Agus Fatchur Rachman, dengan anggaran senilai Rp 1,9 miliar. Taman ini mengusung konsep sport, education, dan entertainment, seperti halnya Taman Bungkul Surabaya.

Di Taman Krido Anggo terdapat pepohonan yang tinggi menjulang. Panggung arena terbuka dengan tempat duduk melingkar, berada di bagian tengah taman.

baca juga:  Desa Mulyoharjo Sedang Berbenah Diri Menuju Desa Destinasi

Pori-pori tanah di Taman Krido Anggo tetap terjaga, karena citywalk yang dibangun menggunakan model paving warna-warni dengan aneka bentuk. Pedestrian itu dibangun dengan desain futuristis.

Pedestrian itu dilengkapi paving dengan desain khusus yang bersahabat dengan tunanetra. Taman itu juga dilengkapi arena bermain anak, arena skateboard, sepatu roda, bangku taman, dan lain-lain.

Sayangnya, aneka tanaman hias yang ditanam untuk mempercantik ruang terbuka hijau itu tidak sepenuhnya hidup. Sebagian tanaman itu mati, karena kurangnya perawatan.

Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan taman mulai keropos. Hal itu seperti yang terlihat pada talut jalan yang sudah retak-retak dan sebagian bongkahan talut sudah hilang dari tempatnya.***

Bagikan ke:

1 thought on “Rusak Tertimpa Pohon Tumbang, Panggung Arena Taman Krido Anggo Dibongkar

  1. Nice post. I learn something more challenging on different blogs everyday. It will always be stimulating to read content from other writers and practice a little something from their store. I’d prefer to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll give you a link on your web blog. Thanks for sharing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *