Satgas Covid-19 Desa Plupuh Aktif Laksanakan Operasi

NEWS

Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com

SATGAS Covid-19 Desa Plupuh, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen bekerjasama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Plupuh aktif melaksanakan operasi dari pasar sampai warung yang ada di wilayah Desa Plupuh sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Alhamdulillah sampai hari ke 5 sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Satgas Covid-19 bekerjasama dengan Muspimcam, siang-malam melakukan operasi dan hasilnya, alhamdulillah juga masyarakat kami 99 persen mematuhinya. Kesadaran masyarakat sangat tinggi, sehingga dalam operasi tidak mengalami kendala yang berarti,” kata Kepala Desa (Kades) Plupuh Setu Startyanto kepada insiprasiline.com di balai desa setempat, Jumat (15/1/2021).

Sebetulnya, menurut Setu Startyanto, ada dua warga yang akan menggelar hajatan. Tapi setelah Satgas Covid-19 Desa memberitahu Surat Edaran (SE) Bupati tentang PPKM, akhirnya hajatan dibatalkan.

“Namun ijabnya tetap dilangsungkan seperti petunjuk dari Kepala Kantor Urusan Agama Plupuh. Intinya, warga masyarakat Plupuh sudah menyadari hal itu semua,” lanjut Setu Startyanto, bangga.

Pantauan inspirasiline.com di Pasar Plupuh, Jumat (15/1/2021), pengunjung pasar sudah memakai masker dan tidak ada kerumunan di suatu tempat. Warung dan toko yang ada di depan pasar juga tidak begitu ramai seperti sebelum adanya SE Bupati Sragen tentang PPKM.

Kepala Pasar Plupuh Haryanto ketika akan ditemui inspirasiline.com, tidak berada di tempat.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sragen Tedi Rosanto, sampai berita ini diturunkan belum bisa dihubungi.

Camat Plupuh Sumarno yang dihubungi inspirasiline.com melalui ponselnya mengatakan, pihak Muspimcam selalu menekankan kepada kepala desa supaya mengaktifkan Satgas Covid-19 guna menekan penyebaran virus Corona.

Alhamdulillah di Wilayah Kecamatan Plupuh terkendali dan berjalan sesuai arahan Bupati. Setiap pagi, sejak ada SE Bupati tentang PPKM, para kades kami apelkan di halaman kantor kecamatan dan koordinasi langkah atau tindakan yang akan dilakukan. Saya sendiri secara rutin koordinasi dengan Pak Kapolsek dan Pak Danramil,” jelasnya.

Camat Sumarno mengatakan, Muspimcam juga aktif patroli bersama Satgas Covid-19 Desa dan relawan yang ada.

Patroli dilakukan di toko-toko atau pelaku usaha, angkringan, dan beberapa titik di daerah yang berpotensi keramaian.

Sebelum patroli, tim gabungan terlebih dulu mendapat briefing di halaman Kantor Kecamatan Plupuh.

Sumarno mengungkapkan, sesuai SE Bupati tentang PPKM, jam operasional para pelaku usaha dibagi menjadi dua. Pelaku usaha di luar kuliner diminta tutup pukul 19.00, sementara bagi pelaku usaha yang berhubungan dengan makanan seperti angkringan dan tempat makan sampai pukul 21.00.

“Sudah disepakati dalam rapat, untuk pelaku usaha di luar makanan itu tutup pukul 19.00. Kalau yang berhubungan dengan makanan seperti angkringan sampai pukul 21.00,” tuturnya.

Dikatakan, patroli sudah dilakukan selama lima hari sejak pemberlakuan PPKM. Tujuannya untuk memastikan masyarakat, utamanya pelaku usaha bisa melaksanakan SE Bupati.

Dari lima hari patroli, kata Sumano, secara umum kesadaran masyarakat untuk melaksanakan PPKM sudah tinggi. Kepatuhan memakai masker dan social distancing juga sudah ditaati.

Sumarno menambahkan, tidak hanya di kota kecamatan, patroli juga dilakukan menyasar ke desa-desa yang berpotensi terjadi kerumunan masyarakat.

“Kita harapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes), karena kasus positif masih tinggi dan ini rumah sakit (RS) kita penuh hingga Technopark,” terangnya.***

Bagikan ke:

7 thoughts on “Satgas Covid-19 Desa Plupuh Aktif Laksanakan Operasi

  1. Depois que a maioria dos telefones celulares for desligada, a restrição à entrada incorreta de senha será suspensa. Neste momento, você pode entrar no sistema por meio de impressão digital, reconhecimento facial, etc.

  2. The menu is quite extensive, so I will definitely be back here again. I’m curious to hear about cam models the other options offered. So as far as I’m concerned, the introduction was a success.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *