Selama Pandemi Covid-19, Disdik Grobogan Terapkan “Guling”

EDUKASI

Penulis: Joko Widodo
GROBOGAN | inspirasiline.com

KEBIJAKAN pemerintah di bidang pendidikan, khususnya selama masa pandemi Covid-19 adalah melarang adanya pembelajaran tatap muka (PTM), sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Untuk itu, kegiatan belajar-mengajar (KBM) diupayakan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara online (daring), dan sebagian lagi secara offline (luring) namun bersifat terbatas.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Grobogan juga menjalankan pembelajaran secara daring, meski dengan berbagai keterbatasan, khususnya menyangkut perangkat. Oleh karena itu, bagi peserta didik di wilayah desa atau kecamatan yang tidak punya perangkat HP, Disdik menyiasatinya dengan sistem “Guling” atau guru keliling.

“Pembelajaran sistem Guling ini kami jalankan agar proses belajar-mengajar tidak lumpuh,” ungkap Kepala Disdik Kabupaten Grobogan Amin Hidayat SPd MM kepada inspirasiline.com di ruang kerjanya, Senin (15/3/2021) siang.

Amin menjelaskan, selama pandemi ada anggapan bahwa guru makan gaji buta, tidak mengajar tapi tetap menerima gaji. Anggapan ini menyakitkan dan tidak tepat. Selama ini guru dan pihak sekolah melakukan upaya memberikan layanan pendidikan di masa pandemi dengan mengikuti regulasi yang ada. Salah satu upaya menepis anggapan tersebut, pihaknya menggalakkan sistem Guling ini.

Sistem Guling tidak lebih dari belajar kelompok, terdiri atas 5 anak, dibimbing oleh guru kelas masing-masing, dan menempati salah satu rumah orangtua/wali murid yang disebut Rumah Belajar. Si guru akan berkeliling dari satu rumah ke rumah belajar yang lain.

“Itupun harus mendapat persetujuan camat dan kepala desanya, selaku Satgas Penanggulangan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa,” kata mantan Kepala SMAN1 Purwodadi itu.

Menyinggung jumlah kecamatan yang telah menerapkan sistem Guling, Amin menerangkan, telah semua kecamatan yang ada di Grobogan melaksanakan Guling, kecuali satu kecamatan, yakni Kecamatan Purwodadi.

baca juga:  Secara Daring, Mahasiswa KKN IPB Diminta Jadi Agen Protokol Kesehatan

“Kebijakan ini sudah kami diskusikan sebelumnya dengan K3S tingkat kabupaten, para Korwilcam, dan Satgas Penanggulangan Covid-19. Yang jelas, sistem Guling ini termasuk baru, karena baru dua bulan berjalan,” tandas Amin.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *