Penulis: Sugimin
SRAGEN | inspirasiline.com
CUACA ekstrem yang melanda beberapa waktu terakhir, berdampak pada kerusakan sejumlah infrastruktur jembatan dan gorong-gorong.
Tercatat ada empat jembatan dan gorong-gorong di sejumlah wilayah di Kabupaten Sragen yang dilaporkan ambrol dan ambles akibat diguyur hujan deras.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen Marija mengatakan, saat ini ada dua jembatan dan dua gorong-gorong yang rusak akibat diguyur hujan deras, beberapa waktu terakhir.
Jembatan yang ambles itu ada di Kalijambe dan satunya di perbatasan Desa Puro-Guworejo, Kedawung. Kemudian ada dua titik gorong-gorong yang ambles.
“Ada dua gorong-gorong yang ambles di jalan Sambi-Bayanan, Kecamatan Sambirejo. Kemudian jembatan yang ambrol di wilayah Kecamatan Kalijambe dan Kedawung,sekarang baru dikerjakan perbaikannya menggunakan dana anggaran rutin pemeliharaan insfrastruktur tahun 2021sebesar Rp 5,7 miliar,” ungkapnya saat dihubungi inspirasiine.com, Minggu (4/4/2021).
Mengingat banyak Insfrastruktur jembatan dan gotong-gorong yang rusak akibat bencana, sehingga anggaran pemeliharaan sementara difokuskan untuk penanganan kerusakan infrastruktur tersebut.
“Anggaran sebesar Rp 5,7 miliar itu sebenarnya untuk pemeliharaan jalan di seluruh Sragen. Cuma sekarang banyak kerusakan insfrastruktur karena bencana, sehingga kita dulukan untuk perbaikan. Itu memang banyak menyerap anggaran rutin,” ujarnya.
Perbaikan insfrastruktur yang rusak akibat bencana diprioritaskan, karena jika harus menunggu dana rutin proyek dan lelang terlalu lama. Sementara keadaan jembatan dan gorong-gorong yang ambrol sangat mendesak untuk kelancaran akses masyarakat.
“Itulah salah satu alasan insfrastruktur rusak akibat bencana diprioritaskan perbaikannya,” tutur Marija.***
