Komisi A DPRD Grobogan Tinjau Pelaksanaan Ujian Calon Perades

NEWS

Penulis: Joko Widodo
GROBOGAN | inspirasiline.com

KETUA Komisi A DPRD Grobogan Musapak dan rombongan meninjau pelaksanaan ujian penyisihan calon perangkat desa (perades) se-Kabupaten Grobogan, di Kecamatan Toroh dan Geyer, Senin (7/6/2021). Rombongan diterima panitia pelaksana ujian dari perguruan tinggi dan panitia desa.

Kepada Ketua Komisi A DPRD Grobogan Musapak, panitia pelaksana dari Polines Semarang menjelaskan bahwa urutan atau tahapan ujian sudah sesuai protap dari intitusinya, dan prosesnya berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

PARA peserta ujian penyisihan calon perangkat desa (perades) se-Kabupaten Grobogan.

“Kalau sudah sesuai dengan protapnya ya sudah, yang penting tidak timbul komplain peserta dan masalah di kemudian hari,” kata Musapak.

Di tempat yang sama, ketika bertemu dengan panitia desa, Ketua Komisi A Musapak berpesan agar prosedur ujian hingga pengumuman kelulusan, panitia desa harus tahu, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Salah satunya, setiap ada tahapan kegiatan harus dibuatkan berita acaranya.

KETUA Komisi A DPRD Grobogan Musapak dan rombongan sedang berbincang dengan panitia desa.

“Apakah saudara panitia desa menerima titipan? Arti titipan itu luas lho maknanya,” tanya Musapak berkelakar.

Meski sempat terperangah, salah satu panitia desa menanggapi pertanyaan tersebut dengan berkelakar juga.

“Ya, saya tadi dititipi uang istri untuk membeli barang di mal,” ujarnya.

Sontak, semua hadirin tertawa.

Usai peninjauan, kepada inspirasiline.com, Ketua Komisi A Musapak menilai, proses ujian sesuai prosedu, berjalan lancar dan kondusif.

“Yang penting itu, lancar dan kondusif,” tandasnya.

229 Desa
Ujian penyisihan calon perades se-Kabupaten Grobogan digelar serentak di 229 desa, Senin (7/6/2021), dengan jumlah 970 lowongan formasi jabatan perades.

Di Kecamatan Purwodadi saja, beberapa SMP dan SMA digunakan untuk tempat ujian tersebut. Termasuk di masing-masing kecamatan, dengan menggunakan gedung-gedung sekolah yang ada.

Panitia masing-masing desa sudah mempersiapkan dengan baik, mulai dari tahap sosialisasi, pendaftaran, pemeriksaan berkas persyaratan, penetapan calon peserta ujian, sampai hari pelaksanaan ujian.

Pantauan inspirasiline.com ke sejumlah tempat pelaksanaan ujian, seperti di Kecamatan Purwodadi, Toroh, dan Geyer menunjukkan adanya situasi yang kondusif, aman, dan lancar.

Namun dalam proses ini, ditemukan adanya beberapa peserta yang positif dan reaktif Covid-19 saat di-rapid test dengan swab antigen, yaitu 1 orang peserta dari Kecamatan Geyer dan 2 orang peserta dari Kecamatan Toroh.

Sedangkan 5 orang peserta dari Kecamatan Purwodadi tidak bisa hadir mengikuti ujian, 1 orang di antaranya sedang menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19.

Peserta yang diketahui positif Covid-19 tersebut, pelaksanaan ujiannya di tempat tersendiri, yakni di mobil ambulans Puskesmas Geyer. Sedangkan 2 orang peserta yang reaktif di Kecamatan Toroh, tempat ujiannya dipisah, yakni di salah satu ruang di SMAN 1 Toroh.

Dalam ujian tulis ini, setiap peserta ujian menyelesaikan 100 soal dalam waktu 1,5 jam.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *