Penulis: Joko Widodo
SEMARANG | inspirasiline.com
MENYAMBUT Hari Bhayangkara Ke-75 tahun 2021 ini, Polda Jawa Tengah menggelar bakti sosial serentak dalam berbagai bentuk, dimulai Jumat (25/6/2021) hingga 9 September 2021.
Dalam bakti sosial kali ini, meski di tengah pandemi Covid-19, Polda Jateng menyiapkan 35.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi PP Polri/Warakawuri, panti asuhan, ojek pangkalan, penyandang disabilitas, dan pekerja harian lepas.

Acara yang ditandai dengan penyerahan sembako secara simbolis oleh Kapolri ini dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda, dan semua PJU Polda Jateng.
Acara bakti sosial oleh Polda Jateng ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap menyambut Hari Bhayangkara.
Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung pemerintah sesuai dengan tema Hari Bhayangkara Ke-75, “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional menuju Indonesia Maju.”

Adapun paket yang dibagikan, masing-masing berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, 1 kotak teh celup, 1 botol kecap manis, dan 1 kaleng sarden.
Pada kesempatan pembagian sembako hari pertama, Jumat (25/6/2021), Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, kegiatan bakti sosial ini akan dilaksanakan secara terus-menerus secara bertahap kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Kegiatan ini sebagai kegiatan dari pelayanan Polri yang Presisi, sesuai dengan program Kapolri kepada masyarakat,” terang Kapolda Ahmad Luthfi, Jumat (25/6/2021).
Bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian Polri serta bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di masa pandemi, sebagai upaya mencegah penyebaran klaster baru Covid-19.
Untuk itu, Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Di samping itu, dia juga mengajak semua anggota Polri untuk tetap semangat melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
“Pandemi ini belum berakhir. Marilah kita tetap melaksanakan 5M dan berdoa agar pandemi ini segera selesai,” tandas Kapolda Ahmad Luthfi.***
