Penulis: Joko Widodo
SEMARANG | inspirasiline.com
POLDA Jawa Tengah membuka kembali 27 exit tol di Jateng, mulai pukul 18.00, Minggu (25/7/2021). Namun untuk 224 titik penyekatan masih diberlakukan di setiap wilayah Jateng.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan, pembukaan tersebut sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pemerintah. Sedangkan 244 titik penyekatan, masih diperketat. Untuk itu masyarakat diimbau agar di rumah saja.
“Nanti malam kami akan buka 27 exit tol yang telah dilakukan penutupan beberapa waktu lalu. Namun, untuk 244 titik tetap dilakukan penyekatan,” terang Iqbal kepada wartawan, Minggu (25/7/2021) siang.
Dengan pembukaan kembali 27 exit tol tersebut, semua kendaraan roda empat dan lebih sudah bisa masuk tol kembali. Begitu pula dengan kendaraan dari luar Jateng.
M Iqbal menambahkan, untuk 244 titik penyekatan, akan terus dijaga oleh jajaran kepolisian beserta instansi-instansi terkait, hingga waktu yang ditentukan.
“Malam nanti, semua pintu-pintu di setiap exit tol yang dijaga di wilayah masing-masing, akan mulai dibuka,” jelas Iqbal.
Dari data Polda Jateng, berikut ke-27 titik exit tol yang akan kembali dibuka, yaitu Exit Tol Pejagan Brebes KM 429, Brebes Barat KM 262, Brexit Brebes Timur KM 268, Adiwerna Tegal Slawi KM 278, Gandulan Pemalang KM 312, Pekalongan KM 342, Kandeman Batang KM 348, Weleri Kendal KM 384, Pegandon Kendal KM 396, dan Kaliwungu Kendal KM 409.
Selanjutnya, Krapyak Semarang KM 000, Tembalang Kota Semarang KM 11+800, Banyumanik Kota Semarang KM 421, Kaligawe Kota Semarang KM 18, Gayamsari Kota Semarang KM 13+800, Jatingaleh Kota Semarang KM 6+800, Srondol Kota Semarang KM 14, Ungaran Kabupaten Semarang KM 430, Bawen Kabupaten Semarang KM 444, dan Tingkir Kota Salatiga KM 460.
Kemudian, Sragen KM 527, Kemiri Karanganyar KM 513, Gondangrejo KM 506, Ngemplak Surakarta KM 503, Colomadu Surakarta KM 492.600, Boyolali KM 484, dan Bandara Adi Soemarmo.
Pembukaan kembali ke-27 exit tol di Jateng ini merupakan kesepakatan dari Polda Jateng, Forkopimda Jateng, dan lintas sektoral.***
