Puskesmas Masaran 2 Kebanjiran 5 Pasien Dievakuasi

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Luapan Air  Bengawan Solo melalui  Sungai Grompol menggenangi Puskesmas Masaran 2, Kabupaten Sragen,  Jumat (23/12/2022) malam.  Akibatnya, 5  pasien harus dievakuasi dari Puskesmas tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Oenanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Sragen Agus Cahyono, dihubungi Inspirasiline.com, Sabtu (24/12/2022) pagi mengatakan, Tim Sukarelawan SAR membantu mengevakuasi 5 pasien. Salah satu Pasien yang harus dievakuasi itu baru menjalani proses persalinan.

Situasi di Jembatan Sari yang menghubungkan Kecamatan Masaran-Plupuh

Agus Cahyono menyebut, empat pasien lainnya langsung dipulangkan karena merupakan pasien penyakit ringan yakni batuk, flu, dan pusing-pusing.

Evakuasi pasien, Ungkap Agus Cahyono dilakukan dengan menggunakan Ambulans Pukesmas Masaran 2, Ambulans Alfa 01 PMI Sragen, Ambulans Rescue Medic Alfa 06 PSC 119 Sukowati Sragen, dan Ambulans SAR Polisi Desa (Poldes) Masaran.

“Pasien dievakuasi dari Puskesmas Masaran 2 menuju ke Klinik Kesehatan di Gronong, Masaran,” Ungkapnya.

Situasi Bengawan Solo. (Foto diambil dari atas jembatan Sari)

Informasi yang diterima Inspirasiline.com, Tiga Anak Sungai Bengawan Solo meluap mengakibatkan banjir di 4 Wilayah Kecamatan Kabupaten Sragen  Jumat (23/12/2022) malam. Air merendam Jalan Perkampungan dan sempat masuk ke Rumah Penduduk serta ke Fasilitas Kesehatan yakni : Puskesmas Masaran 2, Kabupaten Sragen. Genangan Air itu hanya selama lima jam terhitung mulai Pukul 20.10 WIB dan surut pada Sabtu (24/12/2022) Pukul 01.30 WIB.

50 Personel Gabungan dari Unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dina Pekerjaan Umum (DPU), Aparat Kecamatan Masaran, Perangkat Desa (Perdes) Kliwonan, dan Surakelawan SAR Penanggulangan Bencana se-Kabupaten Sragen bergerak untuk penanganan banjir tersebut.

Agus Cahyono menjelaskan, Banjir disebabkan karena Tiga Anak Sungai Bengawan Solo meluap, yakni Sungai Mungkung, Sungai Kenatan, dan Sungai Grompol. Luapan Tiga Sungai itu menggenangi Wilayah Kecamatan Sidoharjo, Masaran, Ngrampal, dan Sragen Kota.

“Banjir itu disebabkan hujan deras dengan durasi lama yang menguyur Wilayah sepanjang Aliran Tiga Sungai tersebut mulai Pukul 14.00 WIB. Akibatnya, jalan Permukiman Tergenang Air sampai ketinggian 50 Cm dan Air ada yang memasuki Rumah Warga serta Puskesmas. Banjir itu juga mengakibatkan Satu jembatan Antar Desa di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran putus,” Ungkap Agus Cahyono menjelaskan

Agus Cahyono menjelaskan, Banjir di Wilayah Kecamatan Sidoharjo terjadi di Dukuh Wirun RT 018 dan RT 019  serta di Dukuh Kleco Kulon RT 010, Desa Sidoharjo, dengan ketinggian air 10-60 cm di Jalan Permukiman warga akibat meluapnya Sungai Mungkung. Agus Cahyono mengatakan, Jalan terganggu tetapi mulai pukul 22.05 WIB sudah mulai surut.

“Air juga menggenangi Jalan Kampung di Dukuh Nogosari RT 011, Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, dengan ketinggian air 30 cm. Kemudian di Dukuh Driyan ada 5  RT yang terdampak luapan Sungai Grompol dengan ketinggian air 30 Cm. Akibatnya, ada 4 Rumah di RT 007/RW 002, Driyan, Sidodadi, yang ikut terdampak banjir dan mulai pukul 22.40 WIB mulai surut,” Ungkapnya menjelaskan.

Agus Cahyono melanjutkan Genangan Air juga dilaporkan di Dukuh Grompol RT 004 dan RT 005 dengan ketinggian Air 30 Cm. Genangan air yang sama, katanya, dilaporkan di Jalan Gronong-Plupuh tetapi mulai pukul 22.40 WIB mulai surut. Agus Cahyono mengatakan, di Kliwonan ada Jembatan yang putus karena pilarnya tidak kuat  menahan Barongan Bambu.

“Lalu di Dukuh Tanggung Mulyo RT 017 dan RT 018, Desa Karangmalang, Kecamatan Masaran, ada 8 Rumah yang terdampak luapan Sungai Grompol. Sementara di Ngrampal, luapan Sungai Kenatan menggenangi Permukiman di Dukuh Ngringin RT 012, Desa Kebonromo, dengan ketinggian air 10-20 Cm dan mulai pukul 20.00 WIB surut. Kemudian di Sragen, luapan Sungai Mungkung menggenangi Dukuh Tugu Desa Tangkil dengan ketinggian air 20 cm,” Ungkapnya memerinci. ( Sugimin/17 )

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *