Pelaksanaan Vaksinasi, Wabup Sragen Suroto Minta Ketua RT Proaktif

NEWS

Penulis: Sugimin | Editor: Dwi NR
SRAGEN | inspirasiline.com

WAKIL Bupati (Wabup) Sragen Suroto meminta para ketua RT proaktif menginformasikan ke warganya yang belum divaksin.

Permintaan itu disampaikan Wabup Suroto, didampingi Camat Plupuh Sumaro, Kapolsek Plupuh Iptu Suparno, Perwakilan Koramil 20/Plupuh Sertu Ngadiman, dan Kepala Desa (Kades) Pungsari Joko Sartono saat kunjungan kerja di Balai Desa Pungsari, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Kamis (29/7/2021).

Jadwal kunjungan kerja (kunker) Wabup Suroto, hari ini meliputi Desa Plupuh, Gedongan, Jabung, Pungsari, dan terakhir Desa Sidokerto.

Hadir dalam kunker di setiap desa tersebut, kepala desa (kades) beserta perangkat desa (perdes), Satgas Covid-19 tingkat desa, ketua RT, Bidan Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Wabup Suroto yakin, jika ketua RT bersama Bidan Desa proaktif, semua warga, terutama yang lanjut usia (lansia) bersedia divaksin.

“Saya minta Pak RT dengan bantuan Bidan Desa proaktif ke masyarakat menyosialisasikan manfaat vaksin, supaya semua warga bersedia divaksin,” ungkap Suroto didampingi Camat Plupuh Sumarno dan Kapolsek Plupuh Iptu Suparno di Balai Desa Pungsari, Kamis (29/7/2021).

Kepala Desa Pungsari Joko Sarono melaporkan, kasus Covid-19 di desanya dari Januari sampai Kamis (29/7/2021) ini sebanyak 65 kasus. Rinciannya, terpapar positif 24, sembuh 20, meninggal dunia 4, isolasi mandiri di rumah 15, dirawat di rumah sakit 1, dan isolasi di Technopark Sragen 4 orang.

Kades Pungsari Joko Sartono juga melaporkan, pihak desa bersama Satgas Covid-19 dibantu Bidan Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas aktif menyosialisasikan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ke seluruh warga masyarakatnya.

“Sedikit ada kendala warga lansia dan pralansia untuk divaksin. Kendala tersebut berita hoaks, baik cerita orang yang tidak bertanggung jawab maupun di media sosial (medsos), media massa, dan berita TV.

baca juga:  Laskar Santri Sukowati Gelar Doa Bersama Dukung Pemerintah RI

“Namun kami terus menyakinkan masyarakat dan sekarang alhamdulillah warga masyarakat di Desa Pungsari sudah menyadari dan bersedia divaksin. Sampai-sampai pihak Puskesmas kewalahan, karena dosis vaksinnya terbatas,” ujar Kades Joko Sartono.

Mendengar laporan Kades Pungsari Joko Sartono, Wabup Suroto meminta pemerintah desa (pemdes) memaksimalkan Dana Dana (DD) untuk penanganan Covid-19. Menurut Wabup Suroto, penggunaan DD untuk penanganan Covid-19 baru sekitar 30%.***

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *